Boomee

Potong Jari dan Tampar Wartawan

Tersangka penerima suap, Ketua MA Akil Mochtar, tertangkap kamera saat telapak tangannya mendarat di pipi seorang wartawan. Foto itu pun beredar luas di media sosial.

Peristiwa itu terjadi saat Akil tiba di rumah tahanan KPK, Kamis (3/10) malam. Keluar dari mobil tahanan, ia langsung dikerumuni wartawan. Para jurnalis ini pun melontarkan pertanyaan pada Akil.

Salah satu wartawan yang berdiri di dekat Akil berujar, “Bapak pernah bilang koruptor itu layak dihukum potong jari. Kalau terbukti salah, siap potong jari pak?” Lalu, terjadilah.

Ternyata, kejadian itu tertangkap kamera dengan akurat oleh wartawan Media Indonesia, tepat saat telapak tangan Akil mendarat telak di pipi si wartawan. Foto yang kemudian dimuat di berbagai media online itu pun disebarkan ke linimasa Twitter.

Percakapan seputar berita dan foto penamparan wartawan oleh Akil mencapai lebih dari 10 ribu tweets, sejak 00.01 WIB hingga 13.00 WIB, Jumat (4/10). Frasa terpopuler selain nama Akil Mochtar adalah “potong jari” dan “tampar wartawan”. Ada yang geram, ada juga yang mempermainkan fotonya.

Catatan: Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar ditangkap tangan KPK, Rabu (2/10) malam; jadi tersangka penerima suap terkait pilkada di Lebak, Banten, dan Gunung Mas, Kalteng. Pada Maret 2012, ia pernah menyatakan ide hukuman untuk koruptor: lebih baik potong salah satu jari tangan, daripada dihukum mati.

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE