Boomee

Netizen Indonesia Tak Rela Manny Pacquiao Kalah

Manny Pacquiao

Mungkin ini sentimen orang Asia. Kebanyakan netizen di Tanah Air tak terima petinju asal Filipina, Manny Pacquiao, dinyatakan kalah angka dari petinju Amerika Serikat Floyd Mayweather dalam pertandingan bergensi yang ditajuki The Fight of the Century.

Masalahnya, secara kasat mata, dalam tayangan yang disiarkan pagi ini (03/04) ke seluruh dunia dari MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika SerikaT, Pacman, panggilan Manny Pacquiao, tampak lebih agresif, menyerang dan memasukan pukulan ke lawan.

Netizen Tak Rela Manny Pacquiao Kalah Dalam pantauan Boomee, sebagai media yang menyampaikan berita berita terbaru social media Indonesia, alih-alih menyanjung sang juara, di Twitter wilayah Indonesia justru kata-kata “Pacman” dan “Manny” yang langsung masuk Trending Topics.

Umumnya, sebagaimana dapat diduga, netizen menyesali kekalahan Pacman. Sebagian merasa keputusan tiga juri pertandingan berat sebelah. Sebagian lainnya mengungkapkan rasa bangga terhadap Pacman, walau kalah.

Selain yang menggugat hasil pertandingan, banyak yang memuji penampilan Manny. Ada yang komentar soal senyumnya, hingga celana yang dikenakannya.

Manny Pacquiao Sang Pahlawan Asia

Emmanuel Dapidran Pacquiao lahir pada 17 desember 1978. Ia adalah petinju profesional, pelatih basket, bintang film dan juga anggota legislatif Filipina.

Manny Pacquiao pernah memegang 8 sabuk kejuaran dunia berbeda dan digelari “Fighter of the Decade” oleh Boxing Writers Association of America (BWAA), World Boxing Council (WBC) dan World Boxing Organization (WBO). Menurut majalah Forbes, Pacman adalah atlet nomor 14 dengan pendapatan tertinggi pada 2013.

Pada 2010, Manny terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Filipina mewakili Provinsi Sarangani. Pada 2013, ia terpilih kembali. Sekarang ini, waktu Pacman dihabiskan sebagai anggota dewan dan sesekali bertinju.

Di dunia peran, Manny sudah bermain dalam 9 film; yakni Di Ko Kayang Tanggapin (di tahun 2000), Mahal Kita… (2001), Basagan ng Mukha (2001), Lisensyadong Kamao (2005), Anak ng Kumander (2008), Brown Soup Thing (2008), Pangarap Kong Jackpot (2008), Wapakman (2009), serta Manny (2014).

Selain di layar lebar, Manny bermain di puluhan tayangan dan sinetron televisi. Selain itu, sebagai sebuah brand besar, Pacman telah pula dijadikan tokoh video games, di Seri Fight Night dan Pound for Pound.

Menurut kamu, artikel ini
  • 4
  • 2
  • 0
  • 0
  • 0

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE