Boomee

Pansel KPK Semuanya Perempuan, Ini Komentar Netizen

Presiden Joko Widodo membuat kejutan dalam pemilihan 9 anggota Panitia Seleksi KPK atau Pansel KPK. Semuanya perempuan dan tak satupun orang partai.

Pengumuman yang dilakukan pagi ini (21/05) di Landasan Udara Halim Perdanakusuma ini segera saja mendapat reaksi ramai dari para tokoh, pesohor, pengamat, komentator dan tentunya netizen biasa.

Kata “Pansel KPK” dan “Semuanya Perempuan” langsung masuk trending topics pembicaraan di Twitter pada pagi ini.
Pansel KPK
Pada umumnya, warga dunia maya menyambut baik pilihan Pak Presiden dan menaruh harapan tinggi pada Pansel KPK ini.

Bukan hanya soal gender yang semuanya perempuan yang dipuji. Ragam latar belakang–khususnya karena tidak ada politisi di dalamnya–juga mendapat apresiasi.

Berikut berbagai kicauan menanggapi Pansel KPK pilihan Presiden Jokowi.

Namun begitu, pastinya (dan bagusnya), tetap ada yang memberi komentar kritis.

Siapa Saja Anggota Pansel KPK?

Sembilan perempuan yang dipilih Presiden Jokowi berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari ahli manajemen organisasi, ahli hukum, ahli teknologi dan informasi, sosiolog, psikolog, hingga ahli tata kelola pemerintahan.

Dalam pidato pengumuman, Presiden kembali menegaskan bahwa ia menaruh harapan besar kepada tiga lembaga hukum di Tanah Air, Kepolisian, Kejaksaan dan KPK.

Jokowi berharap ketiga lembaga dapat bersinergi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. “Tiga lembaga ini harus bersih, kuat, dipercaya masyarakat, dan harus saling bersinergi,” Kata Presiden.

Jokowi berharap KPK dapat menjadi instansi yang berwibawa. Presiden mengaku bekerja keras selama beberapa minggu untuk menyaring nama-nama yang akan masuk dalam Pansel KPK ini.

Berikut nama dan latar belakang kesembilan srikandi yang akan menseleksi para calon pimpinan KPK periode mendatang:

1. Destry Damayanti (Ekonom) / Ketua Pansel KPK
2. Enny Nurbaningsih (Ketua Badan Pembinaan Hukum Nasional)
3. Harkristuti Harkrisnowo (Pejabat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia)
4. Betti Alisjahbana (Ketua Bung Hatta Anti Corruption Award)
5. Yenti Ganarsih (Pakar pencucian uang)
6. Supra Wimbarti (Psikolog)
7. Natalia Subagyo (Ahli tata kelola pemerintahan)
8. Diani Sadiawati (Pejabat Bappenas)
9. Meuthia Ganie-Rochman (Ahli sosiologi korupsi)

Selaat bekerja kepada tim 9 Pansel KPK.

Menurut kamu, artikel ini
  • 11
  • 2
  • 0
  • 0
  • 0

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE