Boomee

Senangnya Bloger Dapat Tips Bisnis dari Boy Thohir

Senangnya Bloger Dapat Tips Bisnis dari Boy Thohir

Belum lama ini, salah satu orang terkaya di Indonesia, yakni Garibaldi Thohir alias Boy Thohir, mengundang para bloger untuk berbagi ilmu. Dalam acara Buka Puasa Grup Adaro bersama 1000 Anak Yatim itu, yang diadakan di GOR Soemantri Brojonegoro, Jakarta, beberapa bloger ikut hadir dan mendapat cerita-cerita bisnis dari sang taipan.

Kehadiran para bloger di acara yang digelar salah seorang pengusaha tersukses di Tanah Air tersebut menandakan semakin besar peran–dan semakin diakuinya–mereka oleh kalangan bisnis. Selama ini, yang biasa diundang dan mendapat informasi dari para pebisnis sebatas jurnalis dari media masa ternama.

Tentunya, langsung saja para bloger tersebut berceloteh senang mendapat kesempatan ini.

Dan, sudah pasti pula, tips dan cerita dari Pak Boy segera dibagi kembali oleh para bloger itu kepada para pembaca mereka yang setia di internet. Misalnya saja, kita bisa membaca artikel “Buka Puasa Bersama Sambil Mengais Ilmu Bersama Adaro Grup” dan “Mencuri Ilmu dan Inspirasi dari Garibaldi Thohir, Presiden Direktur Adaro Energy“.

Kehadiran para bloger di acara Adaro tentu merupakan kabar baik. Ini menandakan blog mulai diakui peran dan posisinya di kancah media masa di Tanah Air.

Tentang Boy Thohir

Garibaldi Thohir lahir dari keluarga pebisnis. Ayahnya, Teddy Thohir, merupakan salah satu petinggi grup Astra International. Karenanya, dalam berbisnis, Boy Thohir kerap berkolaborasi dengan “orang-orang Astra” seperti Edwin Soeryadjaya (putra dari pendiri Astra, William Soeryadjaya) dan Teddy P. Rachmat (mantan Direktur Utama Astra).

Pria kelahiran 1 Mei 1965 ini dikenal sebagai salah seorang jawara tambang batu bara di Nusantara, melalui grup perusahaan di bawah naungan Adaro Energy. Di Adaro, Boy menduduki jabatan Presiden Direktur. Pada 2014, majalah internasional Forbes memasukan nama lelaki ini di peringkat ke-37 daftar orang terkaya di Indonesia.

Boy menyelesaikan pendidikan MBA di Northrop University, Amerika Serikat. Pulang ke Tanah Air, ia bergabung dengan Astra yang saat itu dipimpin oleh ayahnya.

Setelah merasa cukup belajar di Astra, ia mendirikan perusahaan properti yang membangun aparteman di kawasan Casablanca, Jakarta. Tetapi, usaha tersebut tidak berjalan mulus. Akhirnya, perusahaan tersebut dijual ke ayahnya sendiri.

Pada 1992, Boy bergabung dengan perusahaan tambang di Sawah Lunto, Sumatera Barat, yakni PT Allied Indo Coal. Pada 1997, ia masuk bisnis keuangan dengan mengakusisi perusahaan multi finance Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance).

Pada tahun 2005, bersama Teddy Rachmat, Edwin Soeryadjaya, Sandiaga Uno, serta Benny Soebianto (juga mantan petinggi Astra), ia membentuk sebuah konsorsium untuk membeli saham Adaro Energy dari New Hope, sebuah perusahaan asal Australia. Dengan perusahaan baru itulah Tuan Thohir dan kawan-kawan menjadi raksasa.

Menurut kamu, artikel ini
  • 9
  • 12
  • 0
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE