Boomee

Beruang Madu Kurus di Kebun Binatang Bandung Buat Netizen Geram

20170119-01-beruang-madu

Beredarnya sejumlah video yang memperlihatkan para beruang kurus di Kebun Binatang Bandung (KBB), Bandung, Jawa Barat jadi sorotan dunia internasional.

Video-video beruang kurus ini diunggah oleh kanal Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group pada bulan Mei 2016. Namun baru viral setelah dilaporkan Daily Mail pada Selasa (17/1) lalu.

Dalam rekaman tersebut, terlihat sebuah kandang sempit tak layak huni yang ditinggali oleh empat ekor beruang Helarctos Malayanus atau yang lebih dikenal dengan nama beruang madu.

Keempat ekor beruang madu ini bertubuh kurus dan tampak memprihatinkan. Bahkan, para beruang tampak memohon makanan kepada pengunjung.

Video itu pun memicu kemarahan para netizen. Sejumlah netizen berharap para beruang madu tersebut segera diselamatkan. Sejumlah netizen membuat petisi daring di situs change.org dan menuntut pertanggungjawaban baik dari pihak KBB maupun pemerintah.

Sejumlah netizen lain terpantau me-Mention akun @ridwankamil milik Walikota Bandung Ridwan Kamil.

Akun @ridwankamil terpantau telah memberikan tanggapan terkait kondisi para beruang kurus tersebut. Ridwan mengaku sudah mengajukan teguran kepada pihak pengelola KBB.

Beliau menjelaskan, karena KBB milik pribadi, maka pemerintah Bandung tak bisa berbuat lebih jauh lagi secara hukum setelah memberikan teguran.

Ridwan mengaku, buruknya pengelolaan KBB juga membuatnya jengkel, karena kondisi tersebut terus berulang dan mencoreng citra positif Kota Bandung di dunia internasional.

Bantuan Ditolak, Tanggung Jawab Dilempar, Tudingan Dibantah

Dilansir kompascom, organisasi Scorpion, penggugah video beruang tersebut, sebenarnya telah melakukan investigasi sejak pertengahan tahun 2016.

Pihak Scorpion telah menawarkan bantuan kepada pengelola Kebun Binatang Bandung, namun ditolak. Scorpion pun sempat berkirim surat kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat. Namun, BBKSDA kembali menyarankan untuk berkomunikasi dengan pengelola Kebun Binatang Bandung.

Sementara itu, pihak pengelola KBB membantah tudingan dari organisasi Scorpion.

“Itu tidak benar, beruang itu sehat. Apakah pendapat kurus itu menunjukkan beruang tidak sehat atau kurang makan. Kondisi gemuk juga belum tentu sehat,” kata Humas KBB, Sudaryo, ketika dikonfirmasi tribunnewscom pada Rabu (18/1).

Sudaryo mengatakan, satwa yang ada di KBB pun diberi makan setiap harinya. Pihaknya juga sebenarnya melarang pengunjung melempar makanan ke arah satwa.

Adapun alasan KBB menolak bantuan makanan dari Yayasan Scorpion Indonesia, Sudaryo menyatakan, pihaknya tak membutuhkannya. Sebab pihaknya mampu memenuhi kebutuhan makanan beruang madu tersebut.

Fauna Khas Indonesia

Beruang madu merupakan jenis paling kecil dari kedelapan jenis beruang yang ada di dunia. Jenis bulu beruang madu adalah yang paling pendek dan halus. Beruang ini berhabitat di hutan-hutan tropis di Asia Tenggara.

Beruang madu adalah binatang omnivora yang memakan apa saja di hutan, dan salah satu yang menjadi kegemarannya adalah madu dan serangga. Lama mengandung beruang madu betina adalah 95-96 hari, anak yang dilahirkan biasanya berjumlah dua ekor dan disusui selama 18 bulan.

Saat ini, beruang madu diklasifikasikan sebagai spesies yang rentan punah, dikarenakan banyaknya aksi penggundulan hutan oleh manusia.

Beruang madu adalah fauna khas provinsi Bengkulu sekaligus dipakai sebagai simbol dari provinsi tersebut. Selain di Bengkulu, beruang madu juga merupakan maskot dari kota Balikpapan. Beruang madu di Balikpapan dikonservasi di sebuah hutan lindung bernama Hutan Lindung Sungai Wain.

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 1
Bagikan artikel ini

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE