Boomee

Cerita Lagu Anak Berjudul “Lelaki Kerdus” yang Liriknya Bikin Miris

laguanak

Media sosial dihebohkan dengan munculnya sebuah lagu di situs berbagi video YouTube yang dinyanyikan seorang anak perempuan bernama Nova Rizqi. Netizen mempermasalahkan tema lagu berjudul Lelaki Kerdus tersebut, yang menceritakan tentang seorang istri yang ditinggal kawin suaminya.

Banyak Makian Kasar

Dalam video yang diunggah kanal Salin Kanan pada Rabu (29/6), Nova menyampaikan kemarahan pada sosok ayah yang menduakan ibunya. Tak hanya itu saja, di lirik itu juga digambarkan terjadinya KDRT, saat si ayah diceritakan memukuli sang ibu karena meminta cerai.

Parahnya lagi, di dalam lagu bernada dangdut itu, ada sejumlah anak-anak usia 5-6 tahun mengucapkan kata-kata makian sebagai ungkapan kemarahan pada ayah yang kawin lagi.

Tak terelakkan, masyarakat dibuat prihatin dengan beredarnya video lagu Lelaki Kerdus ini. Netizen menyayangkan banyaknya kata-kata dalam lirik lagu yang tak pantas diucapkan dan didengar seorang anak.

Ada juga yang menganggap lagu tersebut merupakan bentuk eksploitasi terhadap anak. Nova dinilai tak sepantasnya menyanyikan lagu dengan tema dewasa seperti ini.

Pembelaan Ibunda Nova

Menurut penelusuran detikcom, kebenaran cerita lagu ini dikonfirmasi oleh ibunda Nova Rizqi sendiri, Nurul. Ia menjelaskan video di YouTube dengan judul Lelaki Kerdus itu dibuat beberapa tahun lalu. Kini Nova sudah berusia 15 tahun dan bersekolah di SMP.

“Saya ibunya Nova. Itu anak saya yang di video, itu beberapa tahun lalu. Anak saya sekarang 15 tahun,” jelas Nurul.

Nurul berang saat ada yang menyoal kiprah anaknya. Menurutnya, hak anaknya untuk menyanyikan lagu apa saja, apakah lagu anak atau dewasa.

“Memangnya kenapa? Biar saja menyanyikan lagu. Ini terinspirasi kisah nyata,” ujar Nurul saat berbincang dengan detikcom pada Rabu (29/6).

Dia berharap apapun yang terjadi, anaknya tetap berkarier sebagai penyanyi. Sayangnya Nova sedang tak berada di rumah sehingga tak bisa diwawancara.

Di lain pihak, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam dilaporkan sudah melakukan pelacakan dan konfirmasi mengenai asal muasal lagu itu setelah menerima aduan.

“Walaupun kisah nyata, visualisasi dengan lirik tentang perceraian dan dengan bahasa yang kasar jelas melanggar etika dan moral perlindungan anak,” ujar Niam.

Lagu anak-anak seharusnya bernada gembira. Tak hanya menggambarkan kehidupan mereka sehari-hari yang penuh suka cita, tapi juga sebagai sarana edukasi.

Menurut kamu, artikel ini
  • 1
  • 1
  • 1
  • 0
  • 1
Bagikan artikel ini

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE