Boomee

Curhat Jenaka Para Desainer Grafis di Tagar #HidupGraphicDesigner

ruangkerja

Buku, majalah, koran, kemasan makanan, hingga brosur atau bilboard di pinggir jalan, tanpa disadari semua yang kita lihat merupakan produk dari desain grafis. Benda-benda tersebut tentunya dibuat tidak dengan asal sembarang rancang. Dibaliknya ada para desainer yang membuatnya dengan amat mementingkan berbagai aspek.

Desainer grafis seringkali dipandang sebelah mata. Banyak orang tua yang tidak menyetujui anak–anaknya masuk sekolah desain karena adanya anggapan bahwa sekolah desain tidak menghasilkan apapun dan tidak dapat menjamin kelangsungan hidup si anak nantinya.

Namun, jika telah menjadi seorang desainer grafis profesional pun, pandangan sebelah mata itu rupanya tak menghilang. Hal tersebut terungkap lewat tagar #HidupGraphicDesigner di Twitter yang berisi kicauan-kicauan bergaya jenaka. Tagar tersebut berisi ‘curhatan’ para desainer grafis yang seringkali mendapat beragam permintaan unik dan pandangan sebelah mata dari para klien.

Tagar #HidupGraphicDesigner terpantau pertama kali dibuat oleh akun Twitter berpengikut banyak @imandita pada Selasa (9/6) pagi. Dalam waktu beberapa jam, tagar tersebut banyak disambar pengguna lain (yang diduga kuat juga merupakan para desainer grafis), hingga menjadi salah satu topik terpopuler Twitter kawasan Indonesia.

Seorang desainer grafis dituntut untuk selalu kreatif, tak peduli bagaimana kondisi atau mungkin perasaannya saat itu. Para desainer grafis selalu berhadapan dengan dunia kreatif yang sangat dinamis. Jika kamu masih berjuang untuk menjadi desainer grafis, jangan patah arang. Ikuti tips singkat dari Wiki How berikut. Semangat terus, para desainer grafis Indonesia.

Menurut kamu, artikel ini
  • 1
  • 0
  • 1
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

Please enter the CAPTCHA text

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE