Boomee

Juni 2015: Kisruh Gojek, #RIPAngeline, dan Pernikahan Putra Jokowi

Bagi umat Muslim, bulan Juni 2015 menjadi bulan di mana ibadah puasa Ramadhan dilaksanakan. Meski demikian, tren perbincangan justru menyorot topik-topik yang lebih umum.

Mulai dari topik yang berat, seperti kisruh Gojek dengan tukang ojek lokal, dan kasus kematian bocah Angeline. Hingga topik yang lebih ringan, seperti pernikahan putra Presiden Jokowi, dan batalnya konser Maroon 5.

1. Kisruh Ojek Online dengan Tukang Ojek Lokal

Layanan transportasi Gojek menuai sorotan pada Juni 2015. Aplikasi sewa ojek kilat daring ini mendadak disorot karena kasus perseteruan dengan oknum tukang ojek lokal.

Sebelumnya, beredar foto tangkapan layar seorang pengguna Path bernama Boris Anggoro yang menceritakan intimidasi yang diterima pengendara Gojek dari tukang ojek lain. Menurut penuturan karyawan yang berkantor di daerah Kuningan, Jakarta Selatan tersebut, sejumlah tukang ojek lokal dengan arogan mengusir para pengendara Gojek yang masuk ke wilayah mereka.

Tak hanya sampai di situ, seorang tukang ojek juga mencaci-maki Boris karena lebih memilih untuk menggunakan Gojek.

Netizen pun ramai menyebar kisah ini di berbagai media sosial. Mayoritas pengguna Twitter bereaksi berang atas tindakan semena-mena yang dilakukan oleh tukang ojek ‘pangkalan’ tersebut. Sejumlah pengguna juga mengaku prihatin dan meminta agar pihak Gojek mencari solusi dari masalah ini.

Sejak berdiri pada 2011 lalu, layanan Gojek sejauh ini mendapat tanggapan positif yang luas dari masyarakat Jakarta. Selain tarifnya lebih murah, para pengguna dibuat senang dengan sistemnya yang praktis dan pengendaranya pun mengutamakan keselamatan.

Sistem bagi hasil juga dinilai cukup menguntungkan para tukang ojek yang tergabung dengan layanan ini. Selain mendapat penghasilan dari Gojek, pengendara dibebaskan untuk ‘ngojek pribadi’ di luar kewajibannya saat bertugas.

2. #RIPAngeline, Simpati untuk Kasus Pembunuhan Bocah Angeline

Berita tentang hilangnya seorang anak berusia 8 tahun, Angeline, ramai diperbincangkan di linimasa sudah sejak bulan Mei. Dikabarkan jika anak kecil tersebut menghilang dari rumahnya di area Sanur, Bali, semenjak 16 Mei 2015.

Beragam gambar dengan informasi hilangnya gadis kecil ini disebarkan ke media sosial seperti Twitter, Facebook hingga Path. Tak hanya di social media, banyak warga yang ikut bersimpati dan menyebarkan flyer berisi informasi hilangnya Angeline ke penjuru Bali.

Titik terang datang pada Rabu (10/06) sekitar 25 hari dari kabar menghilangnya Angeline pertama menyeruak. Ironisnya, gadis ini ditemukan dalam keadaan tak bernyawa terkubur di halaman belakang rumahnya di dekat pohon pisang di bawah tumpukan sampah.

Diberitakan Tribunnews Bali, setelah kembali menyisir rumah ibu angkat Angeline yang tengah tak berada di kediamannya, akhirnya polisi berhasil mengungkap keberadaan gadis malang ini.

Titik terang keberadaan Angeline langsung cepat menyebar ke linimasa hingga menjadi topic percakapan terpopuler di Indonesia sore ini. Berdasarkan pantauan Boomee, buzz dengan kata kunci “Angeline” dan “#RIPAngeline” langsung memenuhi linimasa Twitter.

Tak sedikit dari netizen yang mengungkapkan rasa sedih mereka atas kabar meninggalnya Angeline dan menuliskan ucapan duka cita dalam kicauannya.

Setelah berkembangnya berbagai berita mengenai misteri hilangnya Angeline, terkuak pula kabar penangkapan sang ibu angkat oleh polisi. Wanita ini sempat mengancan membunuh orang yang ingin mengambil Angeline darinya, setelah mendapati dirinya didesak oleh Komnas Anak.

Netizen pun geram mendengar kabar bagaimana kondisi Angeline saat ditemukan oleh pihak polisi. Tak sedikit dari mereka yang mengutuk perbuatan keji terhadap anak 8 tahun ini.

3. Pernikahan Putra Presiden Jokowi

Pada 11 Juni linimasa dipenuhi dengan kabar bahagia dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang tengah menyambut pesta pernikahan anak pertamanya, Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda.

Dari beragam reaksi yang muncul di Twitter kebanyakan memberikan ucapan selamat atas pernikahan kedua mempelai. Berbagai ucapan doa pun mereka kicaukan dengan menyematkan tagar #JokowiMantu.

Selain mengucapkan selamat, rupanya netizen juga memberikan pujian atas perhelatan di Solo tersebut. Pasalnya, acara pernikahan Presiden Republik Indonesia ini tergolong sangat sederhana untuk ukuran seorang pejabat pemerintahan ataupun orang nomer satu di negeri ini.

Gibran sudah terkenal dengan ‘pelit senyum’ ketika di depan media, dan di hari bahagianya pun ia tetap tak menampilkan senyumnya. Hal itu langsung menjadi sorotan netizen, tak sedikit yang meminta putra sulung Presiden Joko Widodo itu tersenyum seperti sang istri melalui kicauan mereka.

4. Band Maroon 5 Batalkan Konser Demi Idul Adha

Kabar mengejutkan datang pada 23 Juni 2015 dan menimbulkan perbincangan di linimasa Twitter: band Maroon 5 membatalkan konser mereka di Indonesia yang dijadwalkan untuk terlaksana pada 23 September mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan.

Kabar pembatalan ini disampaikan langsung oleh pihak band lewat situs resmi mereka. Dalam tulisan tersebut, mereka menyebut benturan jadwal konser dengan perayaan Hari Raya Idul Adha sebagai alasan pembatalan.

Terkait kabar ini, kata “Maroon 5” dan nama vokalis mereka “Adam Levine” langsung muncul di daftar topik terpopuler kawasan Indonesia.

Netizen terpantau mengicaukan beragam respon terhadap kabar ini. Para fans tentunya menyayangkan keputusan ini, walau pada akhirnya ikhlas dan menaruh hormat atas sikap yang diambil pihak Maroon 5. Sementara itu, sejumlah pengguna Twitter lain menyalahkan pihak promotor yang kurang peka dalam memilih tanggal digelarnya konser.

5. Semesta Twitter Berkicau Sherina Mendukung Pernikahan LGBT

Penyanyi Sherina Munaf berkicau terkait legalisasi pernikahan sesama jenis pada 28 Juni. Melalui akun Twitter-nya @sherinasinna, Sherina terpantau memberikan selamat.

Sherina bahkan berharap pernikahan sesama jenis disahkan di seluruh belahan dunia. Sherina juga membubuhkan tagar #LGBTRights pada kicauannya.

Kicauan Sherina ini langsung mendapat sorotan dari netizen tanah air. Kicauan tersebut mendapat Retweet sebanyak 692 kali dan menjadi favorit dari 352 akun. Terpantau lebih dari 4 ribu perbincangan yang menyorot Sherina pada hari itu.

Banyak yang menentang Sherina karena mendukung LGBT. Sementara, sejumlah akun penggemar Sherina pun menyatakan kekecewaannya.

Dari banyaknya tentangan untuk Sherina, segelintir netizen terpantau mengaku simpatik terhadapnya dan mendukung pernyataan pelantun tembang Pergilah Kau ini.

Komentar Sherina bahkan melahirkan petisi. Muncul petisi online di situs Change.org yang menuntut permintaan maaf darinya. “Boikot Sherina Munaf/Sherina Sinna dan pesohor pendukung LGBT,” begitu kalimat pembuka petisi online itu.

Isinya menegaskan bahwa pelegalan pernikahan sesama jenis, di mana pun, adalah terkutuk. Penggagas petisi itu adalah Deny Rahmad, seseorang yang berasal dari Sleman, Yogyakarta. Namun, petisi tersebut sekarang tidak bisa lagi diakses tanpa diketahui apakah ditutup oleh pihak situs atau dibajak pengguna lain.

Di beberapa neagra Barat, legalisasi pernikahan sesama jenis sudah disahkan oleh hukum setempat, seperti di Irlandia, Belanda, dan terakhir Amerika Serikat. Adapun, negara Asia yang cukup terbuka terhadap kaum LGBT adalah Thailand.

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE