Boomee

Kontroversi Kenaikan BBM di Twitter

BBM

BBM

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah resmi naik pada Selasa (17/11) malam. Kenaikan harga itu diumumkan langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kala itu ditemani Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) beberapa menteri yang tergabung dalam Kabiner Kerja Jokowi-JK. Namun, kabar kenaikan BBM ini sudah nyaring terdengar sejak awal November ini.

Apalagi jika dilihat dampak dari kenaikan BBM tersebut; Menteri Perdagangan Rachmat Gobel tak menampik dengan adanya kenaikan harga pada bahan makanan seperti beras, misalnya.

“Sekarang ini dengan ada kecenderungan harga beras yang naik. Karena spekulasi yang bermain,” ujar Gobel seperti yang dikutip Merdeka.com pada Kamis (6/11).

Perdebatan hal ini juga terjadi di linimasa Twitter. Hampir 10 hari, boomee menjaring percakapan ihwal kenaikan harga BBM, dan mendapatkan lebih dari 1 juta percakapan. Seperti yang terlihat di bawah ini; kicauan yang menggunakan kata “BBM” dan frasa “Harga BBM” saling beriringan, meski saat di mana hari pengumuman kenaikan BBM, jumlah Tweet yang menyebutkan “BBM” dan “Harga BBM” cukup berbeda jauh.

Melihat banyaknya kicauan yang berisikan kabar naiknya harga BBM di linimasa, berikut beberapa kata dan frasa yang berhasil boomee tangkap selama penjaringan.

frasa BBM word BBM

Berdasarkan kumpulan frasa dan kata di atas, dapat kita lihat bahwa pembicaraan terkait ini cukup sengit. Mulai dari unjuk rasa yang dilakukan sejumlah kalangan masyarakat seperti mahasiswa atas ketidaksetujuannya sampai efek dari permasalahan; harga sembako meningkat, serta menggunakan bensin eceran demi meminimalisir dana.

Selain itu, kenaikan BBM ini juga berdampak pada penggunaan Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit yang tinggi; diketahui bahwa ampas tandan kosong kelapa sawit dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar minyak alternatif pengganti energi fosil. Dari ampas tanda sawit itu dapat dihasilkan gasoline dan kerosene yang merupakan sumber bahan bakar cair untuk premium, minyak tanah, serta avtur.

Tak berhenti di situ saja, buntut dari penambahan harga BBM juga kian panjang; menimbulkan persoalan panas di Gedung DPR karena adanya Hak Interpelasi DPR, lalu juga ada kabar yang cukup menyenangkan bagi para pengguna kendaraan pribadi bahwa BBM non-subsidi jenis Pertamax mengalami penurunan harga menjadi Rp9.950 per liter yang sebelumnya Rp10.200 per liter.

Menurut kamu, artikel ini
  • 1
  • 1
  • 0
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

Please enter the CAPTCHA text

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE