Boomee

Larangan Manekin di Aceh Karena Picu Birahi Undang Respon Negatif

Larangan Manekin di Aceh Karena Picu Birahi Undang Respon Negatif

Kabupaten Aceh Utara akan melarang penggunaan manekin alias patung untuk memajang pakaian di toko-toko. Alasannya, manekin bisa membangkitkan birahi. Kabar tersebut menjadi perbincangan di linimasa Twitter dan ramai menuai respon negatif.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara dilaporkan akan mengesahkan sejumlah qanun atau peraturan daerah: tidak boleh berboncengan jika bukan muhrim, tidak boleh gabung satu ruangan kelas antara siswa dan siswi, tidak boleh jualan pakaian tak Islami, tidak boleh menampilkan manekin, dan tidak boleh mengadakan pertunjukan keyboard dan karaoke.

Seperti dilansir Rappler Indonesia, larangan-larangan di atas tercantum dalam Qanun Kemaslahatan dan Ketertiban Umat yang disahkan DPRK Aceh Utara pada Kamis (30/4). Alasan pembuatan qanun itu sebagai upaya mengurangi perbuatan maksiat. Bagi warga yang melanggar akan dikenakan sanksi moral.

Qanun tentang Kemaslahatan dan Ketertiban Umum mulai akan efektif diimplementasikan pada Mei 2016. Selama setahun ke depan akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Dari larangan-larangan tersebut, larangan mengenai penggunaan manekin jadi yang paling menuai sorotan. Alasan bahwa manekin bisa membangkitkan birahi bahkan dianggap konyol oleh sebagian netizen.


https://twitter.com/wakilgubernurKW/status/595194738954739712

Menurut kamu, artikel ini
  • 1
  • 1
  • 2
  • 1
  • 1

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE