Boomee

Mei 2015: Kasus Prostitusi Artis dan Fenomena Suara Sangkakala

Kasus prostitusi online kembali menjadi sorotan di bulan Mei 2015. Bahkan, kali ini melibatkan selebritas tanah air sebagai PSK.

Di bulan Mei 2015 ini juga, dunia hiburan tanah air kembali harus kehilangan salah satu komedian terkemuka, yaitu Pepeng.

Berita unik soal fenomena suara keras dari langit pun mencuri perhatian netizen. Suara aneh yang ramai disebut sebagai ‘suara sangkakala’ ini terdengar di sejumlah kota di Eropa dan AS dan memunculkan berbagai spekulasi.

1. Netizen Indonesia Tak Rela Manny Pacquiao Kalah

Kebanyakan netizen di Tanah Air tak terima petinju asal Filipina, Manny Pacquiao, dinyatakan kalah angka dari petinju Amerika Serikat Floyd Mayweather dalam pertandingan bergensi yang ditajuki The Fight of the Century.

Masalahnya, secara kasat mata, dalam tayangan yang disiarkan pada 3 Mei 2015 ke seluruh dunia dari MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Pacman, panggilan Manny Pacquiao, tampak lebih agresif, menyerang dan memasukan pukulan ke lawan.

Dalam pantauan Boomee, alih-alih menyanjung sang juara, di Twitter wilayah Indonesia justru kata-kata “Pacman” dan “Manny” yang langsung masuk Trending Topics.

Umumnya, sebagaimana dapat diduga, netizen menyesali kekalahan Pacman. Sebagian merasa keputusan tiga juri pertandingan berat sebelah. Sebagian lainnya mengungkapkan rasa bangga terhadap Pacman, walau kalah.

2. Belasungkawa untuk Kepergian Komedian Pepeng

Komedian Ferrasta Soebardi atau yang lebih akrab disapa Pepeng meninggal dunia pada 6 Mei 2015 di Rumah Sakit Puri Cinere, Depok, Jawa Barat karena komplikasi penyakit. Ucapan belasungkawa berdatangan dari netizen dan memunculkan nama Pepeng di daftar topik terpopuler Twitter kawasan Indonesia.

Sebelumnya, Pepeng terkena penyakit langka multiple sclerosis yang menyerangnya sejak tahun 2005. Karena menderita penyakit tersebut, Pepeng lumpuh dan terpaksa memakai kursi roda. Meski demikian, semangat Pepeng tak merosot. Dalam kondisi sakit, ia tetap rajin beraktivitas dan berguyon.

3. Sosok Artis AA yang Terkena Kasus Prostitusi Online

Prostitusi online kembali menjadi sorotan pada Mei 2015. Bahkan kali ini melibatkan selebritas tanah air sebagai pelaku. Sosok bernama AA tertangkap polisi saat praktek prostitusi dengan tarif super Rp80 juta semalam.

Bersama AA, juga ditangkap mucikarinya yang berinisial RA. AA ditangkap saat berada di kamar hotel bintang lima di Jakarta Selatan, saat sedang melakukan “aksinya”. Sementara itu, RA ditangkap di lobby hotel yang sama. Saat ini, RA sudah ditetapkan sebagai tersangka sementara status AA masih sebatas sebagai saksi.

Membaca berita ini, karuan saja, netizen heboh. Mereka terutama terkaget-kaget dengan tarif prostitusi yang konon mencapai Rp80 juta untuk short time. Selain itu, mereka penasaran dengan sosok perempuan yang berinisial AA tersebut.

Salah satu artis berinisial AA yang ramai digunjingkan terkait kasus ini adalah Amel Alvi. Perempuan tersebut adalah seorang model yang sempat tampil di beberapa majalah dewasa, seperti Popular dan FHM. Kini, Amel juga dikenal sebagai seorang disc jockey.

4. Kontroversi Pembacaan Al Quran di Istana Pakai Nada Langgam Jawa

Peringatan Isra Miraj di Istana Negara pada 15 Mei 2015 menghadirkan perdebatan di kalangan umat muslim. Sebabnya, dalam acara tersebut terdapat pelantunan ayat suci Al Quran dengan nada langgam Jawa.

Muhammad Yasser Arafat, dosen UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta tampil sebagai qori (pembaca Al Quran) dan membacakan surat An-Najm ayat 1-15 dengan gaya Jawa di depan Presiden Joko Widodo dan para tamu negara lainnya.

Rekaman video acara tersebut banyak beredar di media sosial dan menuai perdebatan yang kadangkala sengit di antara netizen muslim.

Di antara mereka yang mengecam sang qori, sebagian memberikan rujukan hadits, meski, dilansir merdekacom, status hadits tersebut masih dipertentangkan oleh para ulama.

Sementara itu, yang pro pembacaan Al Quran dalam langgam Jawa menilai mereka yang keberatan kurang dalam ilmu agamanya.

5. Gara-Gara Instagram, Pendaki Jatuh ke Kawah Merapi

Seorang pendaki jatuh ke kawah gunung berapi gara-gara berfoto di lokasi berbahaya untuk kemudian diunggah ke Instagram. Begitu kira-kira isu yang beredar di sosial media terkait pencarian Tim SAR terhadap Eri Yunanto, mahasiswa pendaki gunung dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta, yang jatuh ke kawah Merapi pada 16 Mei 2015.

Gunjingan muncul gara-gara sebuah foto yang mulai beredar di media sosial paska insiden. Dalam foto tersebut, tampak sosok Eri yang tengah duduk di Puncak Garuda Gunung Merapi yang terletak tepat di tepi kawah. Foto tersebut diunggah oleh akun instagram @bagusdeni yang diyakini milik Bagus Deni, rekan Eri dalam pendakian.

Puncak Garuda Gunung Merapi sendiri diketahui merupakan daerah yang terbatas bagi para pendaki karena dianggap berbahaya untuk dilewati.

Ucapan belasungkawa untuk terus mengalir di linimasa Twitter hingga Senin (18/5). Doa juga turut disertakan agar pendaki jatuh tersebut segera dapat dievakuasi oleh Tim SAR.

Selain ucapan belasungkawa, sejumlah pengguna Twitter juga mengicaukan himbauan kepada para pendaki gunung agar selalu berhati-hati. Mereka menyayangkan fenomena segelintir pendaki belakangan ini yang lebih mengutamakan aktivitas mengambil foto dibandingkan keselamatan diri sendiri.

Sebagian juga berharap agar kecelakaan yang menimpa Eri menjadi pelajaran bagi para pendaki lain agar tak terulang lagi.

6. Heboh Fenomena Suara Sangkakala di Langit

Pada Mei 2015, fenomena suara keras dari langit mencuri perhatian netizen. Suara aneh yang ramai disebut sebagai ‘suara sangkakala’ ini terdengar di sejumlah kota di Eropa dan AS dan memunculkan berbagai spekulasi, mulai dari yang mengutip dalil agama hingga yang memberikan penjelasan ilmiah sebagai fenomena alam.

Dari rekaman-rekaman video yang beredar di Youtube, suara tersebut bervolume keras dan bising serta mirip dengan musik latar di film-film fiksi ilmiah klasik. Terdapat lebih dari 150 video yang merekam suara asing tersebut di Youtube. Video tersebut diambil oleh warga dari sejumlah negara, seperti Kanada, Ukraina, Belarusia, dan Amerika Serikat.

Adapun penggunaan istilah ‘suara sangkakala’ ini merujuk pada kepercayaan agama Islam yang menyebutkan bahwa nanti pada hari kiamat akan ada suara sangkakala atau terompet besar yang ditiup malaikat.

Dilansir MSN News, perwakilan dari Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA mendeskripsikan suara tersebut sebagai suara yang dikeluarkan secara alami oleh gelombang radio yang dipancarkan dari planet bumi.

Gelombang itulah yang membentuk suara bermelodi. Namun, pernyataan tersebut masih berupa teori dan belum dibuktikan.

Tentunya stempel ‘suara sangkakala’ pada fenomena ini hanya sebutan dari netizen tanah air. Orang Amerika Serikat lebih mengenalnya sebagai ‘Taos Hum’ atau gumaman Taos, karena awalnya muncul di kota Taos, New Mexico pada tahun 1993.

Fenomena Taos Hum ini pun pernah dibahas dalam acara televisi Unsolved Mysteries dan serial misteri The X-Files.

https://twitter.com/UnexplainedPicx/status/591490810710863872

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE