Boomee

Viral Video Pengendara Motor Ngamuk Karena Dilarang Lewat Trotoar

Sebuah video yang memperlihatkan keributan sejumlah pengendara sepeda motor dengan komunitas Koalisi Pejalan Kaki tengah menjadi perhatian di dunia maya.

Frasa “pemotor” pun bertengger di daftar topik terpopuler Twitter kawasan Indonesia pada Senin (17/7) siang.

Video ini direkam saat para anggota komunitas melakukan aksi menghalau pengendara sepeda motor yang melaju di area pejalan kaki di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Jumat (7/14).

Di tengah pelaksanaan aksi tersebut, beberapa pengendara sepeda motor muncul dan ngotot lewat di trotoar sambil memaki-maki mereka.

“Saya cari uang, saya ojek. kalau jalan macet saya tidak lewat trotoar,” ujar seorang laki-laki berpakaian warna krem.

Seorang laki-laki lainnya bahkan mengamuk, membanting helm beberapa kali, mengumpat, dan mengajak berkelahi.

Video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 3,2 juta kali, mendapat 27 ribu Likes, 40 ribu Shares, dan 20 ribu komentar.

Mayoritas netizen terpantau mengecam aksi pengendara sepeda motor dalam video tersebut yang meski sudah melanggar peraturan namun merasa paling benar.

Alfred Sitorus, pendiri sekaligus ketua Koalisi Pejalan Kaki mengatakan bahwa  aksi yang mereka lakukan di Kebon Sirih tersebut adalah bentuk edukasi kepada masyarakat.

“Kami aksi di Jalan Kebon Sirih, dekat dengan sekretariat Wakil Presiden dan Balai Kota DKI Jakarta. Kami nggak ngajak berantem atau adu jotos para pemotor. Kami cuma mengedukasi bahwa trotoar itu haknya pejalan kaki, dan kendaraan silakan lewatnya jalanan aspal,” tutur Alfred seperti dilansir detikcom.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mendukung aksi yang dilakukan Koalisi Pejalan Kaki.

Djarot mengatakan para pengendara sepeda motor yang selama ini berada di trotoar memang mengganggu lalu lintas. Karena itu, dia setuju bila mereka ditertibkan. Sebab, bila tidak ditertibkan, para pemotor itu bisa mengganggu dan membahayakan pejalan kaki.

Selang insiden tersebut, pihak kepolisian pun terpantau aktif melakukan penindakan terhadap para pelanggar fungsi trotoar. Laporan penindakan tersebut dikicaukan oleh akun Twitter @TMCPoldaMetro.

Pengendara sepeda motor yang dengan seenaknya mengubah trotoar menjadi jalan raya memang kerap terlihat di kota-kota besar. Kondisi jalan yang macet pun dijadikan alasan, meski hak pejalan kaki mereka rampas. Tanpa disadari, perbuatan mereka membahayakan nyawa banyak orang.

Menurut kamu, artikel ini
  • 1
  • 0
  • 1
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

Please enter the CAPTCHA text

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE