Boomee

Netizen Peringati 11 Tahun Tsunami Aceh dengan Tagar #AcehThanks2TheWorld

masjid sore puasa

masjid sore puasa

Tepat 11 tahun lalu, pada Minggu 26 Desember, hempasan tsunami meluluh lantahkan kota Aceh di pagi hari. Peristiwa pilu itu dimulai dari gempa berkekuatan 9.1 skala Richter (SR) pada 07.68 WIB. Guncangan tersebut dirasakan hingga Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka hingga Pantai Timur Afrika.

Gempa ke dua tiba beberapa menit setelahnya yang memicu tsunami hingga menelan korban ratusan jiwa di Aceh. Duka dari kejadian tersebut masih membekas hingga sekarang. Terlihat pula beberapa aktivitas netizen terpantau mengenang bencana sebelas tahun silam tersebut.

Mengenang Tragedi Tsunami Aceh, Desember 2004

Dilansir dari situs dw.com, gelombang raksasa terjadi setelah gempa bumi di bawah laut sekitar 100 KM sebelah barat pantai Sumatera dengan pusat gempa pada kedalaman sekitar 30 KM di bawah dasar laut. Gempa bumi yang diakibatkan berlangsung sampai 10 menit.

Menurut berbagai perhitungan, kekuatan gempa saat itu merupakan gempa terbesar kedua dalam 100 tahun terakhir. Sementara tsunami terjadi karena salah satu lempeng kontinental bergeser naik sampai 15 meter, bergerak vertikal yang mengakibatkan dasar laut di beberapa tempat bergerak naik sampai 10 meter.

Hal itulah yang membuat permukaan laut di lokasi naik secara tiba-tiba. Air yang terdorong kemudian membentuk gelombang besar, yang bergerak dengan kecepatan sangat tinggi, secepat pesawat jet, dan bergerak ke arah pantai. Di daerah laut dalam, air yang bergerak cepat ini tidak terlalu terasa di permukaan. Tetapi menuju daerah pantai yang makin landai, gelombang akan bergulung makin tinggi. Di daerah pantai Sumatra, tinggi gelombang sendiri mencapai sekitar 30 meter.

#AcehThanks2TheWorld, Terima Kasih Warga Aceh Kepada Dunia

Dalam memeringati 11 tahun pasca tsunami Aceh, para warga Aceh meramaikannya melalui Twitter lewat tagar  #AcehThanks2TheWorld yang terpantau ramai. Berikut ini beberapa kicauan yang berhasil Boomee susun:

Thanks to The World ini juga merujuk pada sebuah monumen yang terletak di Blang Padang, dengan nama sama. Merupakan sebuah simbol dari warga Aceh kepada relawan, LSM, lembaga-lembaga negara yang lebih tinggi, perusahaan, sipil, dan militer baik nasional maupun internasional yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Aceh setelah bencana Tsunami 2004.

Bangunan berwarna putih tersebut terletak di sebelah utara lapangan Blang Padang. Memiliki bentuk mirip gelombang besar yang mengingatkan siapa saja bahwa Aceh pernah dilanda gelombang tsunami.

Selain monumen Aceh Thanks to The Word, sebagai rasa terimakasih masyarakat Aceh setiap negara yang berpartisipasi dibuatkan prasasti dan pohon persahabatan. Di mana prasasti tersebut dituliskan nama negara, bendera negara, dan ucapan ‘Terimakasih dan Damai’ dalam bahasa masing-masing negara. Total terdapat 53 prasasti di Lapangan Blang Padang ini.

Menurut kamu, artikel ini
  • 1
  • 0
  • 0
  • 0
  • 1

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE