Boomee

Pak Mendikbud Baru yang Serba Salah

gagal

Wacana full day school (FDS) akhirnya dibatalkan. Rupanya ide tersebut sengaja dilempar ke publik untuk dikritik.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy membatalkan rencana perpanjangan jam sekolah untuk SD dan SMP setelah banyaknya respon keberatan dari masyarakat.

Ide perpanjangan jam sekolah yang ramai disebut sebagai full day school itu dilontarkan Mendikbud pada 7 Agustus kemarin. Tujuannya untuk mengurangi waktu siswa di luar sekolah, yang rawan disusupi kegiatan-kegiatan negatif.

Mendikbud mengajukan gagasan FDS tanpa didukung argumen ilmiah yang kuat. Beliau justru mengajukan argumen spekulatif yang lemah. Ide itu pun sampai memunculkan sebuah petisi penolakan di laman change.org, yang dalam waktu singkat ditandatangani hampir 25.000 orang.

Sudah Dibatalkan pun Masih Di-Bully

Muhadjir mengatakan, program full day school memang sengaja dilontarkan ke publik dengan tujuan untuk dikritik.

“Mending di-bully daripada setelah jadi (programnya disahkan) jadi ribet itu,” katanya.

Meski wacana full day school sudah akan dibatalkan, netizen merasa kecele karena manuver Muhadjir. Ia pun dianggap hanya sekadar mencari popularitas dengan asal melempar wacana full day school ke publik.

Belum lagi, Muhadjir juga dianggap salah menyampaikan fakta soal sistem pendidikan di Finlandia.

Full day school sebenarnya merupakan sistem pendidikan yang telah lama diadopsi dan diterapkan di berbagai lembaga pendidikan yang tersebar di Indonesia. Sejarah peradaban dan kebudayaan Islam di Tanah Air khususnya, sudah lebih dahulu mewujudkan sistem tersebut yang dikenal sebagai pondok pesantren.

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 1
  • 1
  • 2

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE