Boomee

Paksa Keluarga Korban AirAsia Wawancara, Wartawan Metro TV Diprotes

airport tax

Pesawat AirAsia QZ 8501 hilang kontak pada Minggu (28/12) pukul 07.55 WIB dan menimbulkan kegemparan. Para wartawan berlomba-lomba mencari kabar terbaru, termasuk mencari informasi dari para keluarga korban.

Akan tetapi, seorang reporter stasiun berita Metro TV menuai cercaan dari para pengguna media sosial setelah dianggap melakukan pemaksaan wawancara kepada keluarga korban. Reporter bernama Rifai Pamone tersebut dinilai tidak etis dalam melakukan peliputan. Dalam kondisi narasumber yang menangis dan terlihat sedang shock, Rifai tetap memaksakan diri mengorek informasi.

Rifai menuai banyak protes. Dia dianggap tidak punya empati terhadap narasumber yang sedang tertimpa musibah. Sejumlah akun Twitter terpantau berkomentar pedas terhadap aksi Rifai tersebut. Bahkan, segelintir akun menyarankan pihak Metro TV memecat Rifai.

Secara resmi pihak otoritas penerbangan Indonesia menyatakan Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak dalam perjalanan Surabaya-Singapura. Terakhir kali pesawat itu terlihat di radar pada koordinat 03.22.46S dan 108.50.07 E pada pukul O6.17 WIB, Minggu, 28 Desember 2014.

Jumlah korban penumpang yang ikut dalam penerbangan berjumlah 155 penumpang. Dari jumlah itu, 138 penumpang merupakan orang dewasa, 16 anak-anak, dan 1 bayi. Kru pesawat terdiri dari tujuh orang. Pesawat ini masih dalam pencarian dan diperkirakan jatuh di sekitar Pulau Belitung.

Menurut kamu, artikel ini
  • 2
  • 1
  • 0
  • 8
  • 3

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE