Boomee

Tagar #RIPIntan, Duka Cita untuk Balita Korban Bom Gereja Samarinda

sensitif bunuh diri

Netizen pada Senin (14/11) mengalirkan ucapan duka cita untuk Intan Olivia Marbun, balita berusia 2,5 tahun yang meninggal dunia setelah menjadi korban aksi pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur.

Di Twitter, tagar #RIPIntan muncul di urutan teratas daftar topik terpopuler Twitter kawasan Indonesia. Tagar tersebut dipenuhi ucapan doa dan belasungkawa untuk Intan.

Netizen tak habis pikir, kenapa balita tidak berdosa itu harus jadi korban aksi terorisme. Para netizen juga mengutuk segala bentuk teror yang mengatasnamakan agama dan mengicaukan seruan damai kepada masyarakat Indonesia.

Dilansir detikcom, Intan yang mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya mengembuskan napas terakhirnya di RSUD AW Syaranie, Samarinda, sekitar pukul 04.30 WITA.

Selain akibat luka bakar, Intan juga alami trauma paska ledakan, di mana saluran pernapasannya tertutup sehingga paru-parunya membengkak. Jenazah Intan telah dibawa ke rumah duka.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Gereja Oikumene di Loa Janan Ilir, Samarinda dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal pada Minggu (13/11) pukul 10.30 WITA. Pelemparan bom ini saat warga sedang melaksanakan ibadah di gereja.

Menurut laporan tempodotco, polisi telah menangkap orang yang diduga pelakunya, yakni Joh alias Jo Bin Muhammad Aceng Kurnia (32). Joh merupakan mantan narapidana teror bom Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Tangerang pada 2011.

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

Please enter the CAPTCHA text

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE