Boomee

Santernya Kabar Situs KPU Bobol oleh Hacker

curi phishing whatsapp

curi phishing whatsapp

Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta ternyata menyisakan cerita lain yang tersebar di masyarakat. Mungkin beberapa di antara kamu sempat menemui kabar melalui laman Facebook, Twitter, hingga broadcast tentang bobolnya situs KPU oleh hacker dan serangan dari negara luar. Kabar tersebut wajib diwaspadai dan tidak ditelan mentah-mentah karena rentan sebagai hoax atau provokasi.

Berdasarkan pantauan Boomee, terdapat banyak kesaksian netizen yang klaim jika situs KPU diserang oleh hacker. Berikut ini beberapa klaim yang berhasil Boomee temukan:

Beragam Spekulasi dan Kekhawatiran Netizen Terkait Situs KPU

Kabar tersebut pastilah langsung membuat banyak orang khawatir terkait keamanan jumlah suara di situs KPU sebagai sumber valid pemilihan Kepala Daerah. Berikut ini beberapa kicauan kekhawaran dan spekulasi netizen yang berhasil Boomee kumpulkan:

Waspada dan Bijak Menghadapi Kabar Simpang Siur

Dalam pantauan Boomee, ada beberapa netizen yang berusaha meluruskan sedikit tentang kabar situs KPU dibobol oleh hacker. Berikut ini penjabaran dari rangkuman chirpstory tentang situs KPU:

Pada klaim pertama yang beredar terdapat gambar dengan sumber view source. Perlu diketahui jika view source merupakan salah satu cara untuk melihat kode html situs melalui browser. Jadi tentu kamu akan bisa melihat isi kode html dari situs KPU jika mengakses melalui view source.

Sementara untuk klaim serangan DDOS (distributed denial of service) merupakan salah satu cara beramai-ramai membebani server sebuah situs secara bersamaan. Bagaimana itu bisa terjadi? Berdasarkan penelusuran Boomee, terdapat broadcast yang tersebar untuk menyelamatkan situs KPU:

Menurut penjelasan seorang blogger Lutvi Avandi dalam tulisannya, tindakan penyelamatan itu malah memberikan beban alias menyerang server situs KPU dengan ribuan ping.

Begitu gencarnya spekulasi tentang bobolnya situs KPU ini harus ditanggapi dengan cukup bijak. Karena yang bisa menyatakan terjadinya tindakan peretasan adalah siempunya situs (dalam hal ini KPU) dan pelaku peretas (hacker).

Jika menilik kasus peretasan yang banyak terjadi, ada baiknya kita sama-sama menunggu pengakuan dari sang hacker dan jangan saling menyalahkan atau mengirim ping.

Menurut kamu, artikel ini
  • 1
  • 2
  • 0
  • 1
  • 1
Bagikan artikel ini

Beri komentar

Please enter the CAPTCHA text

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE