Boomee

Sebut Baju Bekas Impor Bisa Tularkan HIV, Menteri Gobel Dikritik

aids

Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel menjadi sorotan masyarakat setelah membuat pernyataan kontroversial terkait kebijakannya melarang peredaran pakaian bekas impor di dalam negeri. Dalam sebuah wawancara, Rachmat menyebut pakaian bekas impor berbahaya karena bisa menularkan HIV (Human Imunodeficiency Virus).

“(Penyakit) kulit, bisa kena HIV. Beneran, itu sudah ada hasil laboratoriumnya,” jelas Gobel saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2), seperti dilansir detikcom.

Seperti diketahui, Kementerian Perdagangan telah melakukan uji laboratorium baju bekas impor. Hasilnya, ditemukan bakteri dan jamur yang terdapat dalam baju itu.

“Kalau bakteri E. coli bisa menimbulkan gangguan pencernaan, bakteri S. auerus menimbulkan bisul, jerawat, dan infeksi luka pada kulit manusia, jamur Aspergillus spp dan Candida spp. dapat menyebabkan gatal-gatal, alergi, bahkan infeksi pada saluran kelamin,” ujarnya.

Pernyataan Gobel menuai kecaman dari banyak pihak. Buzz perbincangan terkait Gobel pun melonjak tinggi di Twitter.

Pernyataan Menteri Gobel juga dikritik oleh lembaga swadaya masyarakat Indonesia AIDS Coalition (IAC). Dalam rilisnya, IAC menyebut pernyataan beliau menyesatkan dan ‘berbau hoax’ karena HIV hanya menular melalui kontak cairan tubuh. Salah paham tentang cara penularan virus mematikan tersebut, dikhawatirkan akan menciptakan stigma negatif terhadap upaya penanggulangan HIV.

Selain masalah kesehatan, pakaian bekas impor ini juga membuat industri tekstil berskala kecil di dalam negeri tidak berkembang.

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 1
  • 0
  • 1
  • 1

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE