Boomee

Kekuatan Super Setya Novanto yang Membuat Hal Mustahil Menjadi Mungkin

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menang di praperadilan melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Novanto, yang fotonya yang terbaring di bangsal rumah sakit sempat viral, digugurkan statusnya sebagai tersangka kasus megakorupsi E-KTP oleh pengadilan.

Dilansir tribunnewscom, hakim tunggal Cepi Iskandar memutuskan tidak sah penetapan Setya Novanto sebagai tersangka. Dengan putusan tersebut, hakim pun memerintahkan KPK untuk menghentikan penyidikan terhadap Ketua DPR RI tersebut.

Pascaputusan tersebut, Novanto yang awalnya terbaring di rumah sakit karena ada masalah dengan jantungnya pun dinyatakan kini telah baikan.

Lelucon Chuck Norris

Kemenangan gugatan peradilan Novanto pun menuai tanggapan yang sarkas dari netizen di media sosial twitter pada Jumat (29/9).

Kicauan sarkas tersebut diawali oleh akun @ikramarki dan memberikan tagar #ThePowerOfSetnov. Lelucon dalam kicauan tersebut mirip dengan fenomena lelucon Chuck Norris.

Setya Novanto digambarkan sebagai seseorang yang sangat berkuasa sehingga semesta pun takluk kepadanya.

Lelucon @ikramarki langsung ramai mendapatkan Retweet hingga mencapai ribuan. Citra Novanto yang terlampau negatif di masyarakat semakin menggulirkan tagar #ThePowerOfSetnov dengan liar di linimasa Twitter.

Pola dari tagar #ThePowerOfSetnov pun seragam: kekuatan Novanto yang membuat hal mustahil menjadi tidak mustahil.

Licin Bagai Belut

Si licin, julukan itu sering disematkan kepada Setya Novanto saat berhadapan dengan kasus hukum. Berkali-kali dia lolos dari ‘lubang jarum’ bahkan saat sudah menjadi tersangka.

Kasus pertama yang memunculkan nama Novanto adalah skandal Bank Bali senilai Rp 904 miliar pada tahun 1999. Novanto lolos dari jerat hukum setelah Kejaksaan Agung menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) tanpa alasan yang jelas pada 18 Juni 2003.

Nama Novanto melejit setelah terlibat kasus ‘Papa Minta Saham’ pada akhir 2015. Novanto langsung mengambil langkah cepat mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR sehingga persidangannya di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) langsung ditutup. Novanto juga sudah sempat diperiksa oleh Kejagung. Akan tetapi, kasus itu kemudian mandek.

Menurut kamu, artikel ini
  • 1
  • 0
  • 1
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE