Boomee

Tagar #KepoinPilkada Mewarnai Pilkada 2015

pemilu pilkada

Pada Rabu, 9 Desember 2015, Indonesia kembali melaksanakan pesta demokrasi yaitu Pilkada atau Pemilihan Kepala Daerah serentak. Tidak tanggung-tanggung, jumlah wilayah yang akan menggelar perhelatan akbar lokal sebanyak 269 daerah pemilihan.

Namun, pelaksanaan Pilkada serentak sendiri sebenarnya dilakukan melalui tiga gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 9 Desember 2015, diamanatkan untuk pejabat yang masa jabatannya habis pada Januari hingga Juli 2016. Sementara gelombang kedua akan digelar pada Februari 2017, diperuntukkan bagi pejabat yang masa jabatannya habis pada Juli hingga Desember 2017. Terakhir ialah Gelombang tiga, akan digelar pada Juni 2018 bagi pejabat yang masa tugasnya habis pada 2018 dan 2019.

Pilkada 2015 yang Sempat Membuat Polemik

Pilkada serentak tahun ini memang sempat mengalami polemik, karena di beberapa wilayah hanya terdapat satu pasang calon Kepala Daerah, atau calon tunggal.  Namun, keputusan Mahkamah Konstitusi tetap memperbolehkan pemilihan Kepala Daerah bagi daerah yang hanya memiliki calon tunggal. Untuk proses pemilihan Kepala Daerah calon tunggal, surat suara akan dibuat berbeda. Surat suara ini hanya akan berisi satu pasangan calon kepala daerah dengan pilihan “Setuju” atau “Tidak Setuju” di bagian bawahnya.

Apabila pilihan “Setuju” memperoleh suara terbanyak, maka calon tunggal ditetapkan sebagai kepala daerah yang sah. Tapi jika sebaliknya, maka pemilihan pun akan ditunda hingga Pilkada selanjutnya.

Tanggapan Netizen Soal Pilkada 2015

Berdasarkan pengamatan Boomee, rupanya perihal Pilkada ini jadi sorotan hangat oleh netizen di linimasa. Berikut beberapa celotehan netizen soal Pilkada 2015 yang berhasil Boomee rangkum.

Tak ketinggalan, Presiden Indonesia saat ini, Joko Widodo juga ikut berkomentar.

#KepoinPilkada yang Meramaikan Linimasa Terkait Pilkada 2015

Berdasarkan pantauan Boomee, salah satu tagar yang menarik terkait Pilkada 2015 adalah #KepoinPilkada. Inisiasi gerakan digagas oleh Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie pada 6 Desember 2015 lalu. Di mana berdasarkan pantauan melalui Topsy, tagar ini sudah mendapatkan 18.811 kicauan.

Kepo disini berarti bersikap kritis dan cerdas dalam menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember mendatang. Memilih pacar saja kita pasti kepo, bagaimana kepribadiannya, siapa keluarganya, apa pekerjaannya, semua hal kita kepoin. Nah sekarang kita akan memilih pemimpin yang akan menentukan nasib masyarakat, masa kita cuek. Justru kadar ke-kepoan kita harus naik 100 persen,” jelas Grace, yang dikutip dari Berita Satu.

Adanya gerakan #KepoinPilkada, berbagai komunitas seperti Gerakan Kawal Pilkada, Change.Org, dan Public Virtue Institute, juga turut melakukan kampanye di media sosial secara serempak untuk mendukung gerakan kritis memilih itu. Para public figure pun tak ketinggalan meramaikan gerakan ini.

Selain mengajak orang untuk datang ke TPS, Grace bersama dengan kelompoknya akan mengajak masyarakat untuk mengetahui rekam jejak calon yang akan bertarung pada Pilkada tahun ini. Data tersebut didapat dari berbagai masyarakat yang telah mengumpulkan informasinya.

Menurut kamu, artikel ini
  • 1
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE