Boomee

Taman Nasional Komodo Jadi Google Doodle Hari Ini, Berikut Panduan Wisatanya

Taman Nasional Komodo mendadak muncul di daftar topik terpopuler Twitter kawasan Indonesia pada Senin (6/3) pagi. Taman yang terletak di antara provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat itu ramai diperbincangkan berkat situs penelusuran Google.

Google merayakan hari jadi Taman Nasional Komodo yang ke-37 tahun lewat fitur Doodle mereka, yang menampilkan gambar kartun komodo sedang tidur. Ketika diklik, sebuah animasi akan mengantarkan pengguna ke permulaan kuis.

Lewat kuis ini, Google mengetes pengetahuan para penggunanya seputar hewan komodo. Misalnya, apakah Komodo termasuk hewan kadal terbesar di dunia? atau Komodo termasuk hewan jinak dan ramah?

Kuis singkat dengan tipe jawaban “true or false” ini berisi lima pertanyaan seputar komodo. Skor pengguna akan ditampilkan usai pertanyaan terakhir.

Tempat Wisata Nasional

Kawasan Taman Nasional Komodo sendiri ditetapkan pada 1980. Luasnya 173.300 hektar serta meliputi daratan dan lautan dengan lima pulau utama, yakni Pulau Komodo, Padar, Rinca, Gili Motang, dan Nusa Kode.

Komodo di Taman Nasional hanya berjumlah sekitar 3.000 ekor sehingga berstatus rentan punah. Habitatnya tersebar di empat pulau besar di Taman Nasional Komodo, kecuali Pulau Padar.

Meskipun Taman Nasional ini diciptakan untuk melindungi kehidupankomodo, tempat ini juga menjadi habitat bagi satwa liar lainnya.

Beberapa binatang yang bermukim di sana antara lain rusa Timor, yang menjadi makanan utama komodo, dan 72 spesies burung. Salah satu burung yang terkenal ialah kakatua jambul kuning.

Tidak hanya di darat, keindahan pulau-pulau ini sangat memesona, karena dikelilingi pantai pasir putih dan air yang berwarna biru cerah. Di dalam laut, ribuan spesies ikan berenang, beserta dengan kura-kura, lumba-lumba, dan paus.

Yeay …. Seru banget bisa berada di salah satu puncak bukit di Gili Laba – Taman Nasional Komodo. Pulau tak berpenghuni ini, memang spektakuler pemandangannya, terutama dari puncak-puncak bukitnya. Berbukit-bukit, membuat pemandangan dari setiap bukitnya berbeda. Hebatnya keren semua. Paling asyik pagi hari dan sore hari. Sama2 ngeliat matahari. Terbit dan tenggelam. Dari atas nampak gradasi warna laut yang biru campur hijau tosca. Perahu yang bertebaran. Warna perbukitan yang coklat kekuningan di musim kemarau. Hijau pas musim penghujan. Dan sejumlah keindahan lainnya. Main ke sini, berarti siap buat trekking. Jalan ke sini, berasa makin cintanya aku akan negeriku. Negeri nan indah. Penuh pesona. Photo by Sam. πŸ“·πŸ“·πŸ“· #pesonaindonesia, #wonderfulindonesia, #tamannasionalkomodo, #gililaba, #nusatenggaratimur, #flores, #view, #panoramic, #sea, #blue, #girls,

A post shared by Irawati Sutanto (@irasutanto_) on

Bagaimana Cara ke Pulau Komodo?

Perjalanan ke Taman Nasional Komodo tergolong cukup panjang. Kamu harus terlebih dahulu terbang ke Bandar Udara Komodo yang terletak di Labuan Bajo lalu menyewa kapal ke Taman Nasional Komodo.

Selain penerbangan langsung atau pun transit di Bali, terdapat beberapa alternatif rute yang bisa dipilih, namun dengan konsekuensi waktu tempuh yang lebih lama.

Jika kamu berasal dari Indonesia bagian barat, kamu bisa terbang ke Surabaya dan melanjutkan perjalanan darat dan laut ke Bali, lalu terbang ke Labuan Bajo dari sana.

Ingin lebih murah? Kamu bisa terbang ke Lombok dari Surabaya, lalu melanjutkan dengan perjalanan darat dan laut selama lebih kurang 24 jam melintasi Pulau Sumbawa hingga ke Pelabuhan Labuan Bajo.

Untuk kapal sederhana berkapasitas 5 orang dengan durasi perjalanan 2 hari 1 malam, biaya sewanya sekitar Rp2,5 juta. Sementara kapal yang lebih besar mengenakan harga sewa mulai dari Rp3,5 juta.

Jika kamu ingin puas berkeliling, maka 3 hari 2 malam adalah waktu yang paling ideal. Biaya sewa kapal sudah termasuk makanan dan minuman selama trip berlangsung.

Jika kamu tidak mempunyai cukup uang untuk menyewa kapal sendiri, kamu dapat mencari operator tur lokal dan minta untuk diikutsertakan dalam open trip mereka.

Banyak orang juga menyarankan naik kapal rakyat menuju Pulau Rinca dengan biaya yang jauh lebih murah, namun konsekuensinya kamu tidak bisa berkeliling ke pulau lain.

 

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

Please enter the CAPTCHA text

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2,Β Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE