Boomee

Timnas Garuda Menang Atas Thailand, Tak Ada Lagi Ujaran Kebencian

garuda indonesia

Netizen Tanah Air bersatu padu menyambut kemenangan Timnas sepak bola Indonesia atas Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2016 dengan skor 2-1 pada Rabu (15/12).

Di Twitter, dukungan untuk Timnas Indonesia tak berhenti sejak sebelum pertandingan hingga peluit akhir ditiup oleh wasit asal Jepang, Lida Jumpei.

Sejumlah frasa terkait pertandingan Final Piala AFF 2016 bertengger di daftar topik terpopuler Twitter kawasan Indonesia, yakni #TimnasJuara, ‘GarudaSakModare’, dan ‘Indonesia vs Thailand’. Tagar #TimnasJuara terpantau masuk ke daftar topik terpopuler Twitter kawasan dunia.

Setelah pertandingan, kata kunci di deretan terpopuler Twitter kian didominasi pecinta bola Indonesia. Di antaranya ‘Andik’, ‘Selamat Indonesia’, ‘Alhamdulillah 2-1’, dan tagar guyon #SehabisFinal.

Tak terpantau ada ujaran kebencian. Hanya ada suka cita. Timnas Indonesia telah mempersatukan netizen Tanah Air.

Satu Tangan Genggam Piala

Risky Pora dan Hansamu Yama berhasil membawa skuad Garuda balik unggul dari Thailand pada laga tersebut. Indonesia terlebih dahulu tertinggal 1-0 di babak pertama lewat gol Teerasil Dangga.

Kemenangan tersebut membuka asa Indonesia menjadi kampiun Piala AFF untuk pertama kalinya. Sepanjang pagelaran pesta sepakbola Asia Tenggara dua tahunan ini, Indonesia belum pernah mengangkat trofi.

Di leg kedua, Indonesia hanya butuh bermain imbang dalam lawatan ke Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12) untuk bisa mewujudkan mimpi #TimnasJuara.

Sejarah Berpihak pada Indonesia

Sejak babak final Piala AFF memberlakukan sistem kandang dan tandang di 2004, sejarah mencatat tim yang memenangi leg pertama selalu berhasil menjadi juara.

Indonesia pernah merasakan ‘kutukan’ ini pada 2004. Dibekap 3-1 oleh Singapura pada leg pertama, skuat Garuda gagal menjadi kampiun, karena kalah 2-1 di leg kedua.

Sementara itu, Thailand pernah merasakan ‘kutukan’ tersebut sebanyak tiga kali. Thailand berhasil melaju ke partai puncak sebanyak empat kali sejak diberlakukan sistem dua leg final. Namun, dari empat kesempatan itu, Thailand hanya satu kali menjadi juara.

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

Please enter the CAPTCHA text

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE