Boomee

10 Lagu Iwan Fals Yang Paling Tidak Lekang Dimakan Jaman

10 Lagu Iwan Fals Yang Paling Digemari di Socmed

Iwan Fals adalah legenda musik Indonesia. Ia sangat digandrungi; dan juga dihormati. Tentu saja, lagu lagu Iwan Fals bukan saja digemari, tetapi juga direnungi.

Lewat lagu, Bang Iwan telah memotret kehidupan sosial masyarakat Indonesia, sejak akhir tahun 70-an hingga sekarang, selama lebih dari 35 tahun berkarya.

Ia melempar kritik (seperti dalam lagu Wakil Rakyat dan Bento), memberi empati pada kelompok marginal (Siang Seberang Istana dan Lonteku), dan juga menyenandungkan kasih sayang (Kemesraan dan Buku Ini Aku Pinjam).

Kurang lebih sebanyak 44 album telah dirilis dan ratusan lagu direkamnya. Nah, di antara semua lagu-lagu Bang Iwan tersebut, manakah yang paling disukai oleh masyarakat dan tak lekang dimakan jaman?

Untuk menjawab rasa penasaran ini, Kami menelusuri video-video lagu Bang Iwan di Youtube, menyeleksi yang berupa video utuh (bukan sekedar kumpulan foto), dan memilih sepuluh di antaranya yang paling banyak ditonton oleh netizen. [Di sini, asumsi yang digunakan adalah video yang paling banyak ditonton mewakili lagu-lagu yang paling disukai oleh publik dari waktu ke waktu.]

Dan, berikut ini 10 lagu Iwan Fals yang paling disuka para netizen dan paling tidak lekang dimakan jaman.
 




 

1. Yang Terlupakan (Feat: NOAH) ~ 20,4 juta views


 

2. Ibu ~ 10,9 juta views


 

3. Ujung Aspal Pondok Gede ~ 8,6 juta views


 

4. Bung Hatta ~ 8,3 juta views


 




 

5. Ijinkan Aku Menyayangimu ~ 8,22 juta views


 

6. Surat Buat Wakil Rakyat ~ 7,9 juta views


 

7. Doa Pengobral Dosa ~ 7,8 juta views


 

BACA JUGA: Lagu-Lagu RAN yang Paling Disuka Publik

 

8. Guru Oemar Bakri ~ 6,7 juta views


 

9. Buku Ini Aku Pinjam ~ 5,1 juta views


 

10. Serdadu ~ 5 juta views


 

BACA JUGA: Lagu-Lagu “Superman Is Dead” yang Paling Disuka Masyarakat

 

Lagu Iwan Fals Tak Langsung Disukai

Iwan Fals lahir pada 3 September 1961, berayahkan seorang tentara (Kolonel Sucipto) dan ibu yang berasal Tasikmalaya (Lies Suudijah). Besar di Bandung, sejak SMP ia sudah bermusik dan mengamen. Di sekolah, ia menjadi gitaris pengiring kelompok paduan suara.

Dari mengamen, Iwan Fals berkenalan dengan dunia rekaman dan pindah ke Jakarta. Sukses tak langsung menghampiri. Album-album awalnya tak laku di pasaran dan Iwan pun terpaksa terus mengamen, kali ini di kawasan Blok M, Jakarta, di tengah seliweran bis-bis kota.

Baru di akhir tahun 1980-an kaset-kaset Bang Iwan laku dan ia pun mulai tampil di televisi. Popularitas Iwan mulai tumbuh.

Namun begitu, lelaki ini tergolong sering dicekal di era Orde Baru karena dinilai terlampau kritis. Tetapi, ditekan pemerintah, popularitas Iwan malah menjadi-jadi, dan bahkan menjadi simbol perlawanan.

Bagi kamu yang ingin mengikuti kicau Bang Iwan di media sosial, follow saja akun twitter-nya: @iwanfals.

Menurut kamu, artikel ini
  • 73
  • 10
  • 7
  • 7
  • 7
Bagikan artikel ini

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE