Boomee

#PapaMintaSaham, Sindiran untuk Setya Novanto dan Freeport

#PapaMintaSaham, Sindiran untuk Setya Novanto dan Freeport

Tagar usil dengan nama #PapaMintaSaham muncul di daftar topik terpopuler Twitter kawasan Indonesia pada Selasa (17/11). Tagar tersebut terpantau ramai berisi sindiran untuk Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Setya Novanto yang pertemuannya dengan petinggi PT Freeport terungkap.

Diduga dalam pertemuan itu, politikus Partai Golkar tersebut mencatut nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pengurusan perpanjangan kontrak PT Freeport.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said memang sudah sejak seminggu belakangan berujar adanya politikus kakap yang mencatut nama Presiden Jokowi beserta Wapres Jusuf Kalla dalam proses pembahasan perpanjangan kontrak PT Freeport. Tak hanya itu, sang politikus juga diduga ikut meminta jatah saham PT Freeport sebanyak 20 persen.

Tagar #PapaMintaSaham terpantau hingga saat ini dikicaukan sebanyak lebih dari 600 kali, sementara di saat yang bersamaan buzz nama “Setya Novanto” di Twitter sudah melonjak hingga melebihi 13 ribu kicauan.

Transkrip Percakapan Jadi Bukti

Pertemuan antara Novanto dan PT Freeport kemudian semakin jelas saat transkrip rekaman percakapannya dengan petinggi Freeport beredar. Dalam pertemuan itu, Setya Novanto bersama dengan pengusaha terkenal berinisial R.

Setya Novanto menggelar pertemuan dengan petinggi PT Freeport berinisial Mn dan pengusaha minyak berinisial R. Pertemuan itu digelar di di sebuah hotel di kawasan Pacific Place.

Pertemuan di Pacific Place itu merupakan pertemuan ketiga. Dalam kesempatan itu pulalah percakapan yang terjadi dalam pertemuan itu berhasil direkam. Transkrip percakapan itu lah yang dilampirkan Sudirman Said dalam laporannya ke MKD kemarin.

Setya Novanto Tetap Berkelit

Novanto yang berkali-kali ditanya wartawan soal isu pencatutan nama Presiden dan Wapres tetap bertahan dengan jawabannya: dirinya tak pernah melakukan pencatutan.

Setya Novanto hadir di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Selasa (17/11) pukul 09.30 WIB dan kembali menegaskan dirinya tak terkait isu tersebut, seperti diberitakan temponews.

Sosok Setya Novanto sejauh ini selalu lekat dengan kontroversi, bahkan sebelum dirinya terpilih sebagai Ketua DPR pada Oktober 2014.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie itu pernah diperiksa perkara suap terkait pembangunan lanjutan venue Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII. Ia juga pernah terseret kasus dugaan pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara elektronik (e-KTP) tahun anggaran 2011-2012.

Kasus lain yang pernah membawa-bawa nama Novanto yaitu masalah penyelundupan 60 ribu ton beras Vietnam. Setnov juga pernah hadir dalam sidang dengan terdakwa bekas Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar dalam kasus dugaan korupsi Pilkada di sejumlah daerah.

Tak berhenti sampai di sana, pada awal September lalu, Novanto bersama pimpinan DPR lain yaitu Fadli Zon menemui kandidat calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Keduanya kemudian diperkarakan ke Majelis Kehormatan Dewan.

Menurut kamu, artikel ini
  • 2
  • 1
  • 0
  • 1
  • 0

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE