Boomee

Kata Kata Bijak Orang Terkaya di Dunia tentang Cara Berbisnis dan Investasi

Kata Kata Bijak Orang Terkaya di Dunia tentang Cara Berbisnis dan Investasi

Kata Kata Bijak Warren Buffett–investor tersukses dan orang terkaya di dunia–akan sangat membantu kita untuk lebih memahami hakekat dari bisnis dan invetasi. Ia adalah teladan, orang yang berinvestasi dengan kepala dingin, teliti dalam menganalisa, dan selalu memakai akal sehat.

Di antara kata kata bijak tersebut, Warren Buffett mengingatkan kita untuk tidak terlalu optimis, selalu berhati-hati, dan tidak berspekulasi. Menurutnya, sukses investasi ditentukan kemampuan menahan diri, agar tidak terjebak keinginan menggapai hasil dengan serba cepat–dan mudah.

Bila kamu belum kenal siapa Warren Buffett, simak profilnya di sini.

Tanpa berpanjang-panjang, kita langsung simak–dan mudah-mudahan dapat mempraktekan–kata kata bijak dari orang terkaya di dunia tersebut, dan bisa ikut menggapai sukses.




40 Kata Kata Bijak Warren Buffett

  1. Banyak hal hanya dapat dilakukan ketika kesempatan datang. Jika mendapatkan ide, saya akan berbuat sesuatu. Jika tidak, maka saya tidak akan melakukan apa-apa.
  2. Curahkan perhatian pada pelanggan dan anak buah, seolah nyawa mereka tergantung pada keberhasilanmu.
  3. Dalam bisnis, kaca spion selalu lebih jelas dibanding kaca depan.
  4. Diperlukan 20 tahun untuk membangun reputasi dan lima menit untuk menghancurkannya. Kalau kamu merenungkan hal itu, percayalah, tindakan-tindakanmu akan sama sekali berbeda.
  5. Investor hari ini tidak mendapat keuntungan dari pertumbuhan di hari kemarin.
  6. Investor harus bertindak seolah memiliki kartu gesek yang berlaku seumur hidup, namun dengan jatah menggesek hanya dua puluh kali.
  7. Jangan sekali-kali berinvestasi dalam bisnis yang kamu tidak pahami.
  8. Jika berada di kapal yang bocor, energi yang dicurahkan untuk pindah kapal kemungkinan lebih produktif dibanding upaya menambal kebocoran.
  9. Jika kamu tidak panik saat harga saham merosot hingga 50%, sebaiknya kamu tidak bermain di bursa saham.
  10. Kamu harus bekerja benar, cepat, baik dan tuntas. Masalah tak akan terselesaikan dengan sendirinya.
  11. Kamu benar atau salah bukan karena orang lain sependapat atau tidak. Kamu benar karena fakta dan pertimbanganmu benar. Jika fakta dan pertimbanganmu benar, kamu tak perlu cemas akan pendapat orang lain.
  12. Kamu harus cerdas berpikir dan disiplin secara emosi untuk dapat berperilaku rasional.
  13. Kamu harus mampu menjelaskan mengapa mengambil pekerjaan ini, berinvestasi, atau apa pun yang kamu lakukan. Jika kamu tidak bisa menuliskannya, lebih baik kamu berpikir ulang. Jika kamu tidak bisa menuliskan jawaban yang cerdas, maka jangan lakukan apa pun.
  14. Kamu sebetulnya hanya perlu mengerjakan beberapa hal secara tepat. Tetapi, jangan terlalu banyak mengerjakan hal yang salah.
  15. Kebanyakan orang tertarik membeli suatu saham ketika orang lain tertarik juga pada saham yang sama. Padahal, waktu terbaik membeli saham adalah ketika orang lain sedang tidak tertarik.
  16. Kemampuan mengatakan “tidak” adalah senjata terpenting seorang investor.
  17. Ketika air tengah surut, barulah kita tahu siapa yang berenang telanjang.
  18. Ketika sebuah tim manajemen bereputasi baik melakukan bisnis yang buruk, reputasi bisnis itulah yang selalu diingat.
  19. Kualitas terpenting seorang investor adalah watak, bukan kecerdasan.
  20. Lebih baik bergaul dengan orang-orang yang lebih baik dari kamu. Pilih rekan kerja yang perilakunya lebih baik agar kamu terbawa olehnya.
BACA JUGA: 101 Kata Motivasi untuk Meraih Sukses
  1. Lihat fluktuasi pasar sebagai teman, bukan musuh. Ambil pelajaran dari kebodohan dan jangan ikut-ikutan berada di dalamnya.
  2. Masa depan tidak pernah jelas. Ketidakpastian adalah teman setia para pembeli saham jangka panjang.
  3. Mengapa kamu tidak berinvestasi pada perusahaan yang kamu sukai? Well, seperti dikatakan Mae West, ”Sangat banyak hal baik yang bisa sangat mengejutkan.”
  4. Menyebut lembaga yang aktif berdagang (saham) sebagai investor identik dengan menyebut orang yang suka kencan semalam sebagai romantis.
  5. Merek yang kamu unggulkan sebaiknya memiliki keistimewaan. Kalau tidak, kamu tidak akan berhasil.
  6. Optimisme adalah musuh pembeli yang rasional.
  7. Peluang investasi muncul ketika perusahaan yang baik tertekan oleh situasi tidak biasa sehingga terjadi kesalahan dalam menilai harga sahamnya.
  8. Resiko adalah bagian dari rencana Tuhan, serupa bagi manusia maupun negara.
  9. Resiko dapat berkurang banyak dengan konsentrasi (berinvestasi) pada beberapa saham saja.
  10. Resiko muncul ketika kamu tak tahu apa yang kamu kerjakan.




  1. Saya pernah diberitahu soal tiga kualitas yang harus dipenuhi calon karyawan: integritas, kepandaian, dan energi. Jika kualitas pertama tak ada, dua yang lain akan menghancurkanmu. Setelah dipikir-pikir, saya sependapat. Jika kamu mempekerjakan orang yang tidak berintegritas, sesungguhnya kamu telah mempekerjakan orang tolol dan malas.
  2. Saya sebetulnya tidak berupaya mendapat banyak uang dari bursa saham. Saya hanya berasumsi bursa itu besok ditutup dan baru dibuka lagi dalam lima tahun mendatang.
  3. Saya tidak berusaha melompati palang setinggi 7 kaki. Saya cukup mencari palang 1 kaki yang bisa saya langkahi.
  4. Saya tidak mengerti mengapa investor bertindak dengan berpedoman pada harga saham, bukan pada nilai saham.
  5. Sekolah-sekolah bisnis cenderung lebih menghargai perilaku yang kompleks dan rumit. Padahal, perilaku sederhana lebih efektif.
  6. Sepertinya, banyak solusi yang lebih masuk akal dibanding punyaku. Tapi, berkhayal sambil mengisap jempol sudah pasti tidak termasuk salah satunya.
  7. Sepertinya manusia punya kebiasaan buruk suka mempersulit hal-hal yang mudah.
  8. Sukses berinvestasi tidak ada hubungannya dengan IQ. Yang kamu butuhkan adalah kemampuan mengontrol emosi, yang sering kali menjatuhkan orang-orang dalam berinvestasi.
  9. Sukses (berinvestasi) seringkali sejalan dengan ketidakaktifan. Namun, sebagian besar investor tak dapat menahan godaan untuk terus menerus membeli dan menjual.
  10. Waktu adalah teman perusahaan yang bagus, namun musuh bagi perusahaan yang setengah-setengah

Demikian kata kata bijak Warren Buffett yang mudah-mudahan dapat mengingatkan bahwa, dalam berbisnis dan berinvestasi, kita senantiasa perlu kontrol diri. Dengan kiat-kiat seperti itulah Warren Buffett sukses dan menjadi luar biasa kaya.

Menurut kamu, artikel ini
  • 25
  • 16
  • 8
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

Please enter the CAPTCHA text

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE