Boomee

5 Tempat Menarik di Lembang untuk Wisata Selfie

1605-23-Bosscha

Jika mendengar nama daerah Lembang, maka sejumlah orang mungkin akan teringat dengan macet. Bbagi kamu yang sering berada di wilayah Bandung saat akhir pekan, mungkin Lembang adalah tempat yang kerap dihindari karena jalur menuju lokasinya yang selalu padat merayap, terutama bila hari telah beranjak siang.

Berwisata ke Lembang, Bandung, Jawa Barat memang sudah terkenal sejak dulu. Alam Lembang yang indah menjadi alasan utama para pelancong berbondong-bondong datang bersama para keluarga. Tak pelak, kamu pasti akan berhadapan dengan macet jika kamu berniat ke sana.

Akan tetapi, macet tersebut seolah terbayar lunas saat kamu sudah berada di Lembang, dengan udaranya yang sejuk serta pemandangan alamnya yang indah. Lembang terlalu mempesona untuk dilewatkan hanya karena alasan macet. Apalagi, belakangan ini banyak bermunculan beberapa tempat wisata baru yang menarik.

Motivasi berwisata ke Lembang pun berkembang, dari wisata santai bersama keluarga menjadi wisata untuk berfoto selfie di tempat-tempat yang menarik tersebut. Jika kamu ingin pergi ke Lembang, jangan lewatkan berselfie ria di 5 tempat wisata berikut:

1. Floating Market

Floating Market merupakan sebuah kawasan wisata dengan sebuah danau yang bernama Situ Umar. Tempat yang dibuka sejak akhir 2012 ini menawarkan wisata pasar terapung, mirip seperti yang di Kalimantan.

Bedanya, yang dijajakan di pasar terapung ini bukanlah bahan-bahan pokok mentah, melainkan berbagai menu makanan, baik makanan berat maupun cemilan. Kurang lebih ada 46 perahu dengan dagangan yang berbeda-beda.

Akunya yg mana hayoohh ??? #bandungtrip #bankjatengrembang #floatingmarketlembang

A photo posted by Canggih Bekti Pratiwi (@canggih_bepe) on

Jajan#floatingmarket #floatingmarketlembang

A photo posted by Nina (@ninamakmur) on

Selain pasar terapung, Floating Market juga menyediakan berbagai wahana permainan yang menarik seperti perahu kayuh, sepeda air, sampan, kano, flying fox, hingga aktivitas memberi makan kelinci dan angsa.

Di sini juga terdapat kebun petik strawberry dan kebun sayur organik. Tiket masuk ke Floating Market tidak mahal, hanya Rp 10.000 per orang dan Rp 5.000 per mobil.

2. Taman Begonia

Taman dengan nama lengkap Taman Begonia Glory ini merupakan taman bunga yang dipenuhi oleh berbagai macam bunga. Diberi nama Taman Begonia karena di taman ini didominasi oleh Bunga Balinea.

Balinea sendiri merupakan kepanjangan dari Bunga Begonia yang berasal dari Bali. Bunga ini dapat tumbuh lebat di sepanjang musim. Selain itu, bunga ini juga dapat tumbuh di berbagai wilayah, baik itu dataran tinggi maupun dataran rendah.

Love is the flower you’ve got to let grow – John Lennon . . #tamanbegonia #jalanjalanyuk #maensebentar

A photo posted by Ratri Ramadhita Putri (@ramadhitaputri) on

Meskipun kebanyakan tempat ini didatangi oleh anak muda yang ingin berfoto untuk diunggah ke media sosial, Taman Begonia ini sangat cocok dijadikan referensi wisata untuk keluarga.

Selain berfoto, kegiatan lainnya yang bisa pengunjung lakukan adalah petik buah. Pengelola di sini pun menyediakan fasilitas dan layanan untuk para wisatawan, antara lain restoran, mushola, tour guide, live music, dan sebagainya.

Taman Begonia buka dari pukul 8.00 hingga pukul 17.00 WIB. Tips untuk mendatangi tempat ini baiknya dilakukan pada pagi hari karena bunga-bunga masih terlihat lebih segar. Untuk tiketnya sendiri bagi umum dikenakan tiket masuk Rp10 ribu.

3. Farm House

Saat mengunjungi Farm House di Lembang, kamu akan menemukan perpaduan konsep yang menarik antara klasik dan modern. Tempat wisata keluarga yang berlokasi di Jalan Raya Lembang No. 110 itu seakan menjadi magnet para wisatawan untuk berfoto selfie.

A photo posted by Albertus Rino (@rino_albertus) on

A photo posted by SHEINA (@sheillanadzibah_) on

Dengan area seluas 2 hektare, Farmhouse menyediakan banyak spot yang cantik, unik, serta antik. Tak salah jika lokasi yang dibuka sejak akhir tahun 2015 itu selalu ramai diserbu pengunjung. Rumah Hobbit menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung rela antre demi selfie.

Wisata selfie pun disematkan pada tempat ini mengingat sebagian besar orang yang datang bertujuan untuk mengabadikan diri bersama fasilitas bangunan-bangunan dengan desain unik.

4. Maribaya

Berlokasi sekitar 22 KM dari Bandung, Maribaya adalah sebuah tempat wisata di Lembang yang mempunyai sumber mata air panas, air terjun, dan taman. Tempat ini terkenal dengan wisata alam dan wisata air panas belerangnya. Jadi, jangan heran kalau tempat ini dipadati oleh para pengunjung untuk berendam air panas.

Selain berendam air panas, kamu bisa menikmati keindahan air terjun Curug Omas dan berfoto ria di jembatan Tapak Halimun. Sejak direnovasi pada 2015, banyak fasilitas yang dibangun di kawasan Maribaya, seperti, foodcourt, Amphi Teater dan Cafe.

A photo posted by ani (@ani_handiani) on

Hutan yang lebat masih mengitari kawasan tempat wisata air terjun maribaya, oleh karenanya moyet liar masih bisa ditemui di tempat wisata ini. Tentu hal tersebut akan menambah sensasi belibur di alam bersama keluarga.

Harga tiket masuk ke Maribaya cukup mahal, yaitu Rp35 ribu per orang. Belum lagi kamu harus merogoh kocek yang cukup lumayan untuk menikmati sarana-sarana yang ada di dalamnya. Lokasi wisata Maribaya Bandung dibuka mulai pukul 8 pagi sampai dengan 4 sore.

5. Bosscha

Belum afdol ke Lembang jika belum pergi berfoto di Bosscha. Observatorium atau tempat pengamatan bintang satu-satunya di Lembang ini adalah tempat yang menarik karena jarang ada di Indonesia.

Teropong Bintang Bosscha terletak tak lebih hanya sekitar 15 Km di bagian barat kota Bandung. Lokasi arealnya sangat luas mencapai 6 hektar.

Bosscha sering mendapat kunjungan kunjungan oleh sekolah dan universitas karena mengandung unsur pendidikan. Apabila kamu ingin berkunjung ke Observatorium Bosscha, kamu tidak bisa langsung datang begitu saja, melainkan harus melakukan konfirmasi terlebih dahulu.

A photo posted by Muhammad Azmi (@muhazmiii) on

Bosscha memiliki fasilitas atau peralatan penelitian berupa teleskop sebanyak 5 jenis. Masing-masing teleskop memiliki kemampuan atau spesifikasi tertentu untuk alat penerawangan benda-benda angkasa luar. Perlu diingat bahwa tidak setiap hari kamu dapat melihat bintang melalui teropong Observatorium Bosscha.

Untuk harga tiket masuk, kamu membayar tiket masuk secara langsung atau dengan registrasi terlebih dahulu. Kunjungan untuk siang hari dikenakan tarif Rp15.000/orang, sementara untuk malam hari dikenakan tarif Rp20.000/orang.

Sesi kunjungan malam hanya dibuka beberapa malam di musim kemarau (periode April sampai Oktober). Jadwal sesi kunjungan malam ini berlangsung mulai pukul 17.00 – 20.00 wib.

Menurut kamu, artikel ini
  • 2
  • 1
  • 1
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE