Boomee

Kabar Bocornya data NIK dan KK Buat Netizen Resah

Februari 2018 lalu merupakan waktu terakhir bagi para pengguna kartu SIM untuk registrasi ulang. Registrasi dapat dilakukan melalui SMS, online, maupun datang langsung ke gerai provider yang dipakai. Tak heran jika pada akhir Februari banyak netizen yang antusias melakukan registrasi ulang sebelum mendapatkan konsekuensi pemblokiran.

Namun, rencana registrasi yang digadang aman ini mendapatkan coretan hitam oleh kabar bocornya data NIK dan KK. Berdasarkan hasil pantauan Boomee di lini masa Twitter, banyak yang menyebutkan jika terdapat situs penyedia nomer NIK dan KK.

Keresahan tentang bocornya data NIK dan KK pun terpantau di lini masa Twitter dari pencarian kata kunci “NIK KK”. Ada banyak netizen yang memberitahukan jika mereka tak hanya kesulitan registrasi, bahkan ketika dilakukan konfirmasi rupanya terdapat nomer asing yang menumpang data netizen. Berikut ini beberapa kicauan keresahan netizen yang berhasil Boomee rangkum:

Informasi terakhir, Kominfo mengakui jika telah terjadi ‘pencurian’ NIK dan KK pada saat registrasi kartu SIM, di mana sang korban memberikan identitas datanya kepada pihak lain, seperti dikutip dari CNN Indonesia. Meski bukan kebocoran namun keteledoran dalam memberikan data pribadi, nyatanya kabar tersebut telah membuat publik semakin meragukan keamanan data pribadinya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa sebaiknya kamu tidak sembarang membagikan data pribadi terlebih NIK atau KK kepada pihak lain.

Semoga masalah keamanan data NIK dan KK ini segera terselesaikan, pun pemerintah dapat memberikan jaminan akan data masyarakatnya.

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 1
Bagikan artikel ini

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE