Boomee

Perkara Gelas Merah Starbucks yang Kontroversial

Starbucks

Bagi waralaba minuman kopi Starbucks, peluncuran gelas dengan motif spesial menjelang perayaan hari Natal sudah menjadi tradisi dari tahun ke tahun. Tapi pada tahun ini, motif gelas spesial mereka malah menimbulkan kontroversi di Amerika Serikat.

Starbucks mendesain gelas mereka dengan warna merah polos dengan gradasi merah kegelapan. Desain minimalis tersebut menuai kecaman oleh sejumlah masyarakat AS karena dianggap melecehkan Natal, dan dinilai sebagai sentimen anti simbol keagamaan umat Kristen.

Kendati demikian, tampaknya permasalahan tersebut murni sentimen sejumlah warga negara AS saja. Pasalnya sejumlah pengguna Twitter lain, termasuk netizen tanah air, terpantau mengaku tak ambil pusing dan justru memuji desain yang minimalis tersebut.

Tak Ada Motivasi Politik

Meski menimbulkan kontroversi, pihak Starbucks belum berindikasi untuk menarik desain tersebut. Starbucks telah menegaskan bahwa tidak ada motivasi politik atau agama terkait desain itu.

Mereka berpendapat, desain gelas kali ini ditujukan sebagai kanvas kosong bagi pelanggannya untuk menciptakan cerita sendiri. Hal ini terinspirasi oleh desain yang digambar pelanggan pada gelas putih mereka selama beberapa waktu terakhir.

“Di masa lalu, kami bercerita dengan desain gelas liburan kami. Tahun ini, kami ingin menyambut liburan dengan desain murni yang menerima seluruh cerita kami,” kata Jeffery Fields, Wakil Presiden Desain dan Konten Starbucks.

Sejak muncul pertama kali di 1997, gelas Starbucks yang didesain khusus untuk Natal biasanya menampilkan desain sederhana musim dingin, seperti gambar salju yang minimalis, atau boneka salju yang tengah mengedipkan mata. Setiap tahun, desain yang ditampilkan selalu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Jadi Kesempatan Kompetitor

Kontroversi yang muncul dari desain gelas Starbucks rupanya dijadikan kesempatan promosi oleh waralaba kompetitor mereka, Dunkin’ Donuts.

Dunkin’ Donuts juga merilis sebuah gelas bertema Natal dengan menampilkan kata “Joy” yang dikelilingi gambar karangan bunga dan daun holly. Gelas itu dianggap lebih menghargai kehadiran Natal dibandingkan dengan gelas merah polos Starbucks.


https://twitter.com/erikbransteen/status/663923462386380800

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 1
  • 4
  • 0
  • 1
Bagikan artikel ini

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE