Boomee

100 Hari Jokowi Jadi Presiden, Ini Dia Daftar Menteri yang Ramai Sorotan

Jokowi Presiden

Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah menginjak 100 hari pada Rabu (28/1). Memang masih terlalu dini untuk memberikan penilaian, namun pada faktanya selama 100 hari ini pemerintahan Jokowi-JK ramai diwarnai oleh sejumlah kontroversi.

Di awal perjalanan, pemerintahan Jokowi-JK sempat terganggu bisingnya kisruh politik di parlemen antara dua koalisi. Kontroversi tak hanya datang dari luar Istana, tapi kadang juga datang dari keputusan Jokowi sendiri. Salah satunya yang paling signifikan adalah terkait orang-orang pilihan Jokowi dalam menjalankan pemerintahan.

Sejumlah posisi menteri strategis diisi oleh tokoh-tokoh di luar prediksi. Dari sejumlah nama tokoh tersebut, ada yang berhasil menuai simpati publik lewat kebijakan-kebijakannya, namun ada juga yang malah menumbuhkan sikap apatis masyarakat terhadap Jokowi, karena sang tokoh tersebut dianggap kurang kompeten dan dipilih hanya untuk memenuhi jatah kursi partai politik.

Boomee memantau perbincangan di linimasa Twitter terkait kinerja seluruh menteri Kabinet Kerja sejak mereka mulai menjabat hingga 100 hari pemerintahan Jokowi. Dari kicauan-kicauan para pengguna Twitter ini, didapatkan sejumlah temuan menarik. Siapakah menteri yang berhasil menuai simpati di Twitter? Lalu siapa pula menteri yang paling sering jadi bahan celaan netizen?

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi menteri terpopuler di Twitter sejauh ini. Setelah diumumkan sebagai menteri, Susi sudah menarik perhatian karena sosok dan kepribadiannya yang unik, sehingga kehidupan pribadinya pun ikut tersorot. Kinerjanya sebagai menteri meraih popularitas besar karena ia membuat terobosan-terobosan baru untuk kebijakan kelautan dan perikanan nusantara, meski beberapa di antaranya, seperti penenggelaman kapal nelayan asing, bersifat kontroversial.

wordcloud-menteri kelautan

Buzz kinerja Susi terpaut jauh dengan buzz menteri-menteri lain yang punya perolehan ketat, termasuk Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang berada di urutan kedua. Jonan merupakan subjek hulu dalam perbincangan-perbincangan netizen pasca jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 yang mengorek bobroknya infrastruktur transportasi udara tanah air. Sejumlah keputusan Jonan terkait insiden tersebut dianggap terlalu terburu-buru dibuat, seperti penentuan minimal batas bawah tiket pesawat murah.

wordcloud-menteri perhubungan

Setali tiga uang dengan Jonan, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi juga mendulang buzz tinggi setelah muncul krisis. Nahrawi menjadi pusat aduan para pencinta sepakbola setelah buruknya penampilan tim nasional senior Indonesia dalam turnamen AFF 2014. Netizen menuding lembaga PSSI sebagai biang kemerosotan prestasi timnas karena politik dan kepentingan pribadi para petingginya. Nahrawi pun mengevaluasi kinerja PSSI dengan membentuk Tim Sembilan dan mendapat tanggapan positif.

wordcloud-menpora

Tidak semua menteri Kabinet Kerja ramai disorot di linimasa Twitter. Namun, bukan berarti punya buzz rendah berarti tidak mempunyai kinerja kongkret. Di antara sejumlah menteri yang sepi perbincangan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise jadi sosok yang paling jauh dari sorotan netizen.

Yohana terpilih karena pengalamannya mengamati pola kehidupan kaum perempuan dan anak-anak di masyarakat, khususnya di kawasan timur Indonesia. Sejak jadi menteri, Yohana mengaku kebanjiran laporan mengenai beragam kasus pelanggaran hak-hak anak dan perempuan dan kekerasan seksual. Rencananya membentuk Satuan Tugas khusus yang menangani masalah tersebut tampaknya harus tertunda karena terbatasnya alokasi dana APBN.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo menjadi menteri koordinator yang paling sepi buzz. Padahal, kementerian ini khusus dibentuk Jokowi untuk mewujudkan visi Indonesia negara maritim. Indroyono juga terpantau sering diberitakan media. Hanya saja, netizen belum dapat melihat atau merasakan langsung dampak dari kebijakan-kebijakan yang dibuat Menko Maritim.

Kebijakan-kebijakan yang dibuat kementerian punya pengaruh besar terhadap sentimen masyarakat. Untuk hal tersebut, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah Anies Baswedan tampaknya cukup paham. Anies menyeruak di antara menteri-menteri lainnya dengan perolehan sentimen positif cukup besar dan menempati posisi keempat.

Dalam 100 hari pemerintahan Jokowi, Anies mengeluarkan dua buah kebijakan yang diterima baik oleh masyarakat secara luas. Kebijakan tersebut adalah penghentian kurikulum 2013 yang dianggap memberatkan pelajar dan penghapusan Ujian Akhir Nasional (UAN) sebagai standard kelulusan sekolah-sekolah. Anies sempat mendapat kritik dari sejumlah pemuka agama terkait aktivitas doa di sekolah, namun hal tersebut tak meredam sentimen positifnya di linimasa Twitter.

wordcloud-menbuddikdas

Jika kinerja Anies disambut positif, lain halnya dengan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. Kementerian yang dipimpin Puan merupakan kementerian koordinator baru yang membawahi beberapa kementerian lain, seperti Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah. Namun, buzz Puan di linimasa Twitter sarat dengan sentimen negatif.

Menko PMK fokus menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Salah satu upayanya adalah dengan menjalankan program Kartu Keluarga Produktif, yang di dalamnya mencakup Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Topik perbincangan seputar Puan pun dipenuhi oleh ketiga ‘kartu sakti’ tersebut.

wordcloud-menko pmp

Tingginya sentimen negatif dalam buzz Puan dipicu oleh perseteruannya dengan ahli hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra. Tiga kartu yang dikeluarkan Puan dikritik Yusril dan dianggap tak berlandaskan hukum. Faktor lainnya adalah sikap apatis dari masyarakat terhadap Puan yang juga cenderung tinggi. Puan dianggap sebagai menteri ‘titipan’ semata, karena ia merupakan putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

Jika disimpulkan, dari 100 hari pemerintahan Jokowi-JK, isu-isu yang ramai direspon para pengguna Twitter merupakan isu-isu yang diangkat dan dijanjikan Jokowi saat masa kampanye. Dari semua visi Jokowi, wacana untuk memperkuat Indonesia dari wilayah laut serta memperbaiki infrastruktur transportasi tanah air jadi yang paling dipantau masyarakat. Terbukti dengan tingginya respon atas kinerja Susi Pudjiastuti dan Ignasius Jonan.

Revolusi mental yang disabdakan Jokowi juga tak dilupakan masyarakat. Puan Maharani mendapat pengawasan ketat, dan kepercayaan mereka kepada Anies Baswedan dalam membangun bidang pendidikan mulai menanjak.

Meski diterpa angin kencang yang terus berdatangan dan tak kunjung reda, masyarakat tampaknya masih optimis menunggu kebijakan-kebijakan pemerintah Jokowi selanjutnya, dan percaya dalam hati bahwa badai ini pasti berlalu.

Menurut kamu, artikel ini
  • 3
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE