Boomee

Di Debat Capres 3, Jokowi “Tegas” dan Prabowo Masih “Bocor”

Debat calon presiden (capres) tahap ketiga yang dilaksanakan pada Minggu (22/6) kemarin di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta, menyisakan beberapa topik terkait kedua kandidat capres Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) yang ramai jadi perbincangan di linimasa Twitter sepanjang debat capres berlangsung.

boomee pun menelurusi poin-poin yang menjadi bahasan antara Prabowo dan Jokowi.

1. Bocor

Setelah kata “bocor” sangat populer saat debat capres tahap 2 terkait jumlah kebocoran anggaran dan kekayaan negara, kali ini capres nomor urut 1 Prabowo Subianto kembali mengatakan “bocor” dalam hal sumber daya alam (SDA) Indonesia yang hasilnya sebagian besar mengalir ke luar negeri sehingga Indonesia hanya menikmati sedikit hasil SDA yang dimiliki.

2. Politik Luar Negeri

Berdasarkan tema mengenai Politik Luar Negeri dan Ketahanan Nasional, Prabowo mengatakan bahwa politik luar negeri merupakan cermin dari kondisi dalam negeri, oleh sebab itu keadaan di dalam negeri harus aman dan rakyatnya sejahtera.

“Politik luar negeri mau tidak mau adalah cermin dari kondisi dalam negeri. Politik luar negeri tidak akan berarti kalau kekuatan dalam negeri lemah,” ujar Prabowo melalui Kompas.com.

3. Kekayaan

Kata “kekayaan” masuk dalam topik yang paling sering dibahas tentang Prabowo karena capres pasangan Hatta Rajasa kerap menyebutkan kekayaan negara yang bocor. Hal ini membuat para penonton merasa jengah dengan pernyataan tersebut.

4. Ancaman

Dilempar pertanyaan oleh Jokowi mengenai ancaman terbesar yang sedang dihadapi Indonesia, Prabowo mengatakan bahwa saat ini Indonesia masih dikuasai asing seperti SDA. Untuk itu, Prabowo menuturkan dalam hal ini Indonesia harus menghadapi ancaman seperti kemiskinan dari dalam negeri dan kekuasaan Indonesia sendiri atas kekayaannya.

5. Sependapat

Mengatakan sependapat dengan pertanyaan lawannya, Jokowi, tentang ide perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Prabowo harus menerima kritik dari pengguna Twitter. Linimasa menganggap bahwa dalam suatu debat, sebaiknya para kandidat memiliki pemikiran masing-masing.

1. Tegas

“Jangan dipikir saya tak bisa tegas, karena saya tak ingin disebut tidak tegas. Apa pun akan saya pertaruhkan. Tegas berarti berani mengambil keputusan dengan segala risikonya.”

Kalimat yang keluar dari mulut Jokowi saat menjawab pertanyaan capres Prabowo tentang strategi Jokowi jika wilayah Indonesia ada yang diklaim bangsa lain, membuat buzz “tegas” pada Jokowi ini mencuat.

2. Palestina

Dirinya mengatakan mendukung Palestina untuk menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang sebelumnya dijatuhkan sanksi oleh Amerika Serikat atas Pemerintah Otonomi Nasional Palestina (PNA), jika PNA bergabung dengan institusi internasional PBB karena selama ini status Palestina hanya menjadi negara pengamat non-anggota PBB, membuat buzz “Palestina” ramai dibahas di linimasa.

3. Laut Cina Selatan

Mendapat pertanyaan dari lawan tentang wilayah Indonesia yang diklaim negara tetangga terkait sengketa dalam konflik Laut China Selatan, Jokowi menjawab bahwa hal itu tidak benar.

Seperti yang dilansir Liputan6.com, Jokowi mengatakan empat negara yang berurusan dengan China hanya Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, dan Vietnam.

Namun, jawaban Jokowi tersebut dianggap tak sesuai. Linimasa menduga Jokowi belum memahami seutuhnya konflik Laut China Selatan.

4. Indosat

Kembali mendapat “serangan” pertanyaan dari Prabowo, kali ini Jokowi menerima pertanyaan mengenai penjualan Indosat di era Megawati Soekarnoputri, yang mana Megawati Ketua Umum dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang mengusung Jokowi sebagai calon presiden.

Namun, dengan tegas Jokowi akan membeli kembali Indosat dengan catatan pertumbuhan ekonomi nanti harus di atas tujuh persen.

5. Drone

Terkait pertanyaan yang diberikan Prabowo mengenai Indosat, Jokowi menjawab dengan mengatakan secuil tentang drone; pesawat pengintai tak berawak yang dijalankan pusat kendali suatu tempat dengan menggunakan komputer.

Dalam penjelasan Jokowi, untuk ketahanan nasional Indonesia sangat butuh drone. “Dengan drone, bisa dilihat mana ada kekayaan ekonomi maritim yang diambil. Drone berguna untuk pertahanan, bisa mengejar illegal fishing, illegal logging. Artinya selain perbaikan alutsista juga untuk ketahanan ekonomi kita,” katanya.


https://twitter.com/BangUmar_/status/480802733826375680

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE