Boomee

Kalpataru Jadi Topik yang Sering Dibahas Selama Debat Capres-cawapres 5

twitter

Pada debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) 2014 putaran terakhir yang dilaksanakan pada Sabtu (5/7) kemarin di Hotel Bidakara, Jakarta, tak luput meninggalkan topik-topik yang keluar dari mulut para kandidat menjadi bahan diskusi serius maupun gurauan.

Sepanjang acara berlangsung, boomee memantau poin-poin utama yang diucapkan para kandidat di setiap kesempatannya dalam adu argumen demi menciduk perhatian rakyat. Berikut 10 topik para kandidat yang ramai jadi obrolan di linimasa Twitter.

1. Kalpataru

Perkara salah menyebutkan penghargaan untuk kota yang berhasil menjaga kebersihan dengan Kalpataru bukan Adipura, Hatta Rajasa dinilai Jusuf Kalla keliru dalam memberikan pertanyaan untuk kubu Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

Hal ini tentunya mendapat sorak-sorai dari pendukung Jokowi-JK baik di dalam studio maupun di linimasa. Bahkan, lelucon terkait Kalpataru dan Adipura berserakan.

2. Petani

Debat terakhir sebelum pencoblosan tiba yang berlangsung lebih dari dua jam itu bertemakan Pangan, Energi, dan Lingkungan. Kedua kubu saling bersitegang dalam menyampaikan gagasannya terkait masalah ketahanan pangan dan energi di tengah tipisnya pasokan kedua komponen tersebut.

Prabowo yang sempat mengetuai Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menekankan pentingnya membuka lahan pertanian dan memperbaiki irigasi dengan membangun lebih banyak bendungan. Ia juga menjelaskan bahwa pupuk jenis tertentu dapat meningkatkan produksi pertanian hingga 40%.

Sedangkan Jokowi meyakinkan puluhan juta petani dengan memberi penekanan bagi pembukaan pasar ekspor. Ia mengatakan petani jangan dianggap remeh karena sebetulnya petani bisa produktif dengan baik asal diberikan arahan dan kawalan.

3. Impor

Seperti yang diketahui, Indonesia hingga saat ini masih mengimpor bahan pangan untuk kebutuhan hidup rakyatnya. Kali ini, topik impor menjadi santapan para kandidat untuk saling memperkuat alasannya terkait ini.

Ketika ditanya Jokowi terkait besarnya impor beras yang dilakukan Indonesia pada 2012 lalu, sekitar 2,7 ton. Hatta menjelaskan impor beras dilakukan untuk menjaga stok cadangan beras pemerintah terutama saat iklim tak mendukung.

Sedangkan Jokowi menekankan bahwa ke depannya Indonesia tidak boleh lagi mengimpor daging jenis secondary cut, dan jika masih ingin impor harus dalam bentuk daging karkas karena lebih menguntungkan; daging akan dipotong-potong lagi di dalam negeri dengan harga yang bermacam-macam.

4. Koperasi

Dalam kesempatan memberikan pertanyaan ke lawan, Prabowo dengan sangat yakin bertanya kepada Jokowi mengenai maksud pernyataannya ketika kampanye bahwa koperasi tak penting bagi petani, Prabowo juga menekankan bahwa koperasi merupakan soko guru ekonomi.

Namun, dengan santai Jokowi mengatakan bahwa informasi yang diperoleh Prabowo merupakan info yang tidak benar. Bahkan Jokowi juga mengatakan koperasi memang merupakan soko guru ekonomi.

Sontak, penonton tertawa menyaksikan aksi kedua capres yang saling menancapkan obor di masing-masing pertahanannya.

5. Setuju

Mendapat tanggapan dari Jokowi mengenai bakalan sapi yang diberikan di desa-desa dalam satu kandang agar mudah dicek dan jangka panjang Indonesia tak melulu mengimpor daging karena alasan stok, Prabowo setuju dengan ide Jokowi.

Mendengar Prabowo yang kembali setuju dengan pernyataan rival panasnya saat 9 Juli mendatang, linimasa menganggap debat seharusnya ditiadakan jika salah satu kandidat menyetujui pernyataan lawan.

6. Hutan

Topik hutan mencuat di tengah percakapan ketika Jokowi bertanya ke Prabowo mengenai penghentian laju kerusakan hutan seputar ancaman bencana ekologis yang disebabkan kerusakan hutan sehingga laju penggundulan hutan di Indonesia tertinggi di dunia.

Prabowo pun menjawab bahwa kerusakan hutan bisa dicegah dengan cara mengikutsertakan masyarakat yang tinggal di pinggir; memberdayakan lewat kelompok petani hutan dan memberi kesempatan program-program ekonomi dalam pemberdayaan sehingga tak menebang hutan.

7. Renegosiasi

Besan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Hatta Rajasa, bertanya kepada Jokowi tentang setujukah renegosiasi atau perundingan ulang izin di hutan lindung ada, karena sekitar 23 perusahaan diberikan izin usaha di hutan lindung.

Hatta juga mengatakan bahwa setiap perpanjangan kontrak yang dilakukan, banyak pihak yang dapat merugikan. Tetapi, JK menjawab setuju jika dilakukan investigasi karena di tempat-tempat tambang memang banyak kelompok kepentingan.

8. Adipura

Memperoleh pertanyaan Hatta Rajasa mengenai DKI Jakarta dan Solo, kota yang dipimpin Jokowi belum pernah mendapat penghargaan dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan yang diselenggarakan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Jusuf Kalla enggan menjawab karena Hatta sempat salah ucap tentang penghargaan yang dimaksud; Adipura menjadi Kalpataru.

9. Mafia

JK meminta penjelasan kepada Prabowo-Hatta tentang pernyataannya ada pihak yang kleptokrasi. JK menganggap pernyataan Prabowo tersebut menyinggung pihaknya karena dalam kampanye kali ini hanya ada dua pihak.

Bahkan JK kembali terlihat sangar dengan memberikan pertanyaan dan penjelasan tentang mafia daging, beras, haji, dan hutan kepada Prabowo.

Dengan sigap Prabowo mengatakan maksud ucapannya itu yakni tentang fenomena penyimpangan kehidupan demokrasi bangsa dan tak mengatakan di pihaknya ada maling.

10. Lahan

Lahan memang menjadi poin utama dalam membangun pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian serta kebutuhan pokok lainnya yang berasal dari sumberdaya alam. Pihak Prabowo-Hatta, misalnya, mereka mengatakan setiap tahunnya Indonesia kehilangan lahan kurang lebih 60 ribu hektar per tahun untuk pertanian.


https://twitter.com/RulyTaliki/status/485429866896953344

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE