Boomee

Banjir Ucapan Terima Kasih kepada Menkopolhukam atas Pembubaran HTI

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto resmi mengumumkan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada Senin (8/5) siang.

Ormas tersebut dibubarkan karena dianggap membahayakan Pancasila dan NKRI.

Dilansir detikcom, Wiranto menyatakan kegiatan yang dilaksanakan HTI terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, asas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas.

HTI selama ini memang dikenal sebagai ormas yang gandrung melantangkan penerapan negara khilafah dan aturan-aturan syariah di Indonesia.

Topik pembubaran HTI langsung menjadi muncul di daftar topik terpopuler Twitter kawasan Indonesia. Berdasarkan pantauan Boomee lewat Pantau Kabinet, pembubaran HTI juga mendominasi semesta perbincangan mengenai Menkopolhukam.

Dalam semesta perbincangan tersebut, pembubaran HTI terpantau ramai diapresiasi banyak pihak. Frasa “Terima Kasih” menjadi frasa yang paling dominan muncul.

Sumber: Pantau Kabinet

HTI masuk ke Indonesia pada 1983 oleh Abdurrahman al-Baghdadi, seorang mubalig sekaligus aktivis Hizbut Tahrir internasional yang berbasis di Australia.

Hizbut Tahrir mempunyai tujuan untuk menghidupkan kembali konsep politik kekuasaan, yang diklaim merupakan kewajiban dalam kitab suci dan sunah. Menurut pandangan Hizbut Tahrir, hal ini telah diwujudkan dalam sejarah Islam sejak era Nabi Muhammad sampai kejatuhan imperium Utsmani.

Belakangan ini keberadaan HTI dianggap ancaman karena disebut-sebut akan mengubah ideologi Pancasila. Salah satu ormas yang menyuarakan pembubaran tersebut adalah GP Ansor, ormas kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

Menurut kamu, artikel ini
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE