Boomee

Ridwan Kamil, Anak Sosmed yang Jadi Wali Kota Bandung

Ridwan Kamil

Ridwan Kamil cinta Bandung, dan warga Bandung pun cinta Ridwan Kamil.

Tak perlu survei khusus untuk memperlihatkan tingginya sentimen positif masyarakat Paris van Java terhadap sang Wali Kota.

Semua serba kasat mata jika datang langsung ke Bandung, atau melihat linimasa media sosial yang berkaitan dengan Kang Emil, sapaan akrabnya.

Lahir di Bandung 45 tahun yang lalu, tepatnya 4 Oktober 1971. Bapak dua orang anak ini menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Arsitektur di Institut Teknologi Bandung, kemudian melanjutkan pendidikan S2 di University of California, Berkeley.

Walau masih muda ia telah memiliki karir profesional yang sangat baik sebagai arsitek. Ia pernah bekerja di Departemen Perencanaan Kota di California.

Kemudian ia mendirikan firma arsitektur bersama koleganya. Firma arsitekturnya telah banyak memperoleh penghargaan, baik di Indonesia maupun di luar negeri.

Selain bisnis, firmanya juga menangani beberapa proyek pro-bono untuk menggerakkan komunitas warga Bandung, salah satunya adalah proyek Bandung berkebun.




Ridwan Kamil Mengubah Wajah Bandung

Ketertarikannya pada komunitas, ruang publik, arsitektur, dan tata kelola lingkungan menantangnya untuk ikut pemilihan Walikota Bandung tahun 2013.

Membawa visi-misi yang menarik dan konkret untuk perbaikan kota Bandung, ia pun terpilih menjadi Walikota Bandung periode 2013-2018.

Dalam periode kerja yang masih pendek, ia telah banyak membawa perubahan di Kota Bandung. Hal yang paling kasat mata tentunya adalah perbaikan terkait keahliannya di bidang arsitektur.

Ia banyak merubah ruang publik di kota Bandung, terutama taman-taman. Sekarang di Kota Bandung banyak taman-taman tematik dengan desain yang menarik.

Tampak sekali taman-taman tersebut ada sentuhan arsitektur profesional. Bahkan ada taman yang bertemakan bioskop atau layar terbuka di bawah jembatan Pasupati yang di desain secara menarik.

Sentuhan arsitektur juga tampak ketika ia menata jalur-jalur pedestrian. Jalur-jalur pedestrian telah diperbaiki di kota Bandung menjadi layak sekali untuk digunakan dengan desain lampu dan jalur hijau yang menarik.

Ia juga secara fenomenal menata ulang alun-alun kota Bandung sehingga alun-alun kota Bandung kembali menjadi ikon kota Bandung.

Ia juga akan merubah kawasan Gedebage menjadi teknopolis, yaitu kota dengan sentuhan teknologi dan seni.

Guna mempercantik wajah kota Bandung dan memperlancar arus lalu-lintas, ia juga telah berhasil merelokasi pedagang kaki lima di beberapa titik kemacetan. Ia juga menyediakan bus tingkat untuk wisata di dalam kota Bandung.

Baginya perbaikan ruang publik perlu segera dilakukan disamping memperbaiki infrastruktur lain. Karena ruang publik terkait erat dengan tingkat kebahagiaan masyarakat.

Tujuannya adalah agar warga Bandung semakin mencintai kotanya sendiri.

Usahanya dalam menata kota dan lingkungan telah mendapat penghargaan Adipura sebanyak dua kali. Bandung juga mendapat penghargaan sebagai Kota cerdas.

Hal yang tidak kasat mata dan terpenting yang ia lakukan bagi kota Bandung adalah ia membawa iklim profesional ke dalam birokrasi Kota Bandung.

Anak Sosmed yang Jadi Wali Kota

Sebagai seorang Insinyur dan dosen di Institut Teknologi Bandung, ia juga membawa sentuhan teknologi untuk mengangkat kinerja pelayanan birokrasi kota Bandung.

Ia membangun kota Bandung dengan konsep Smart City, dimana ia membuat Bandung Command Center yang dilengkapi dengan beberapa aplikasi pemantauan dan evaluasi untuk memantau keluhan warga dan kinerja aparat birokrasi dalam menangani permasalahan warga secara online dan cepat.

Guna mendukung program Smart City tersebut ia juga menyediakan akses internet gratis di seluruh kota Bandung. Hasil dari penerapan Smart City di kota Bandung sekarang proses birokrasi semakin akuntabel dan transparan.

Sekarang masyarakat kota Bandung bisa langsung mengecek perkembangan kerja program pemerintahan Kota Bandung dengan melihat di situs Kota Bandung.

Gaya modern Kang Emil juga terwujud dalam caranya berinteraksi dengan warga. Sebelum menjadi orang nomor satu di Kota Kembang, ia memang sudah aktif di media sosial, baik Facebook, Twitter, ataupun Instagram.

Saat ini dirinya menjadi satu dari beberapa pemimpin di Tanah Air yang banyak memiliki pengikut di media sosial. Di Instagram beliau punya 4,2 juta pengikut, di Twitter @ridwankamil ada 1,7 juta pengikut, dan Facebook yang memiliki pengikut sampai 2,4 jutaan.

Media sosial miliknya bukan cuma digunakan sebagai kepentingan pekerjaan, tapi juga untuk curahan hati dan berbagi cerita kegiatan pribadi. Tak jarang pula Kang Emil menggunakan media sosial untuk guyonan atau becandaan.

Disuruh berduet jaipongan. kanan malu-malu. kiri malu-maluin.

A photo posted by M Kamil (@ridwankamil) on

Kalo jodoh biasanya mirip. *tapi amit2 jika persis 100% spt ini.

A photo posted by M Kamil (@ridwankamil) on

416506_a63b45bb7449414e94a83e60472264b5

Nama Lengkap: Mochamad Ridwan Kamil
Jabatan: Wali Kota Bandung ke-26
Mulai Menjabat: 16 September 2013
Periode Jabatan Saat Ini: Periode pertama, 2013-2018
Partai Politik: Non-partisan (Saat kampanye didukung oleh PKS dan Partai Gerindra)
Pekerjaan: Arsitek, pengusaha, dosen
Almamater: SMA Negeri 3 Bandung, Institut Teknologi Bandung, University of California Berkeley
Akun Twitter: @ridwankamil
Akun Instagram: @ridwankamil
Akun Facebook: Ridwan_Kamil 

Menurut kamu, artikel ini
  • 3
  • 0
  • 1
  • 0
  • 0

Beri komentar

© Copyright 2018 - Boomee.
Jl. Dempo I No. 47, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE