Boomee

Yoyok Riyo Sudibyo, Membuat Batang Jadi Daerah Percontohan

yoyok riyo sudibyo

yoyok riyo sudibyo

Ketika Yoyok Riyo Sudibyo mulai menjabat Bupati Batang pada 2012 lalu, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) sedang terpuruk. Pejabat bupati sebelumnya, Bambang Bintoro, terseret masalah hukum dan dipidana penjara.

Tak hanya kepercayaan masyarakat terhadap Pemkab anjlok, rasa bangga warga Batang terhadap daerahnya pun menurun.

Selama masa kepemimpinannya, Bupati Yoyok berusaha meletakkan landasan dan pola dasar karakter membangun masyarakat yang lebih kokoh. Kini, empat tahun berselang, masyarakat bisa bangga lagi pada Batang.


https://twitter.com/ArbiantoFajar/status/714412258642698240

Ia lahir di Batang 44 tahun yang lalu, tepatnya 23 April 1972. Bapak dua orang anak ini menyelesaikan akademi militer tahun 1994 dan memiliki karir militer yang cukup baik.

Meski demikian, Yoyok nekat banting setir ke dunia bisnis. Ia memutuskan pensiun dini dari militer dan total berusaha sebagai pengusaha garmen.

Dalam kurun waktu enam tahun ia telah memiliki 60 toko garmen di Papua dan Batang. Kesuksesannya sebagai pedagang dan pengusaha membuat dirinya semakin dikenal oleh masyarakat Batang.

Banyak kelompok masyarakat, petani, dan pegiat LSM di Batang mendorong dirinya untuk maju pilkada Batang tahun 2012. Ia pun maju dari jalur independen sebelum akhirnya beberapa partai ikut mendukung dirinya.




Yoyok Riyo Sudibyo dan Reformasi Birokrasi Gaya Entrepreneur

Gaya Yoyok Riyo Sudibyo yang tegas dan lincah sebagai mantan militer, dengan intuisi yang tajam sebagai pengusaha, ia bawa saat memimpin Kabupaten Batang. Ia menyebutnya sebagai “entrepreneur birokrat” .

Gaya entrepreneur birokrat ini langsung diterapkannya saat baru menjabat. Ia merekrut kalangan profesional dan akademisi untuk membantunya menjalankan roda birokrasi. Ketua DPPKAD ia rekrut dari BPK, dan untuk evaluasi pelaksanaan proyek ia menggunakan kalangan akademis.

Ia juga melakukan lelang jabatan sejak pertama ia terpilih tahun 2012, jauh sebelum kepala daerah lain melakukan. Para kepala dinas yang baru terpilih ia beri shock therapy dengan diajak berjalan-jalan ke Lembaga Pemasyarakatan Kedungpane, Semarang. Kata Yoyok, lapas tersebut bisa jadi rumah mereka jika melakukan korupsi.

Bupati Yoyok selalu tegas meminta bawahannya menjalankan anggaran sesuai aturan. Ketegasan ini ia terapkan dalam melaksanakan sistem pengadaan barang dan jasa yang benar-benar sesuai ketentuan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Hasilnya, LPSE Batang meraih standar ISO 27001 dari Lembaga Sertifikasi Internasional ACS Registrars pada 2014. Ia mampu menghemat anggaran 10% per tahun. Hasil penghematan itu ia gunakan untuk membangun pasar terbagus di Batang, membangun jalan, dan infrastruktur lainnya.

Inovasi lain juga ia lakukan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi birokrasi, ia secara rutin menggelar festival anggaran. Ia juga mewajibkan semua anggaran pemerintahan dipublikasikan termasuk gaji bupati agar masyarakat tahu dan dapat mengawasi.

Langkah lain yang ia lakukan untuk mendobrak birokrasi agar lebih akuntabel dan transparan adalah membentuk Unit Peningkatan Kualitas Layanan Publik (UPKP2). Melalui unit ini masyarakat dapat membuat pengaduan atau keluhan kepada Pemerintah Kabupaten Batang secara online dan cepat.

Membuat Batang Jadi Daerah Percontohan

Ketegasan dan komitmennya yang kuat, didukung birokrasi yang akuntabel dan transparan,juga mampu menjadikan Batang terpilih menjadi daerah percontohan untuk program efisiensi energi penerangan jalan umum tingkat nasional.

Batang menyisihkan daerah-daerah lain di Indonesia untuk proyek percontohan ini. Hanya dua daerah yang terpilih di seluruh Indonesia. Pemasangan lampu LED ini akan mampu menghemat pengeluaran APBD Batang hingga 40-50%.

Batang kabupaten kecil yang semula tidak terkenal kini menjadi kabupaten yang terkenal luas secara nasional. Sistem pemerintahan dan pengelolaan anggaran Batang telah menjadi referensi secara nasional.

PAD Batang yang semula hanya Rp67 miliar, dibawah kepemimpinan Bupati Yoyok selama dua tahun naik menjadi Rp186 miliar.

Atas jasanya dalam membangun sistem anggaran yang bersih, akuntabel, dan transparan ia diberi penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award 2015, Penghargaan Akuntabilitas Kinerja 2015 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Penghargaan Kinerja Pelayanan Publik dari Ombudsman Republik Indonesia 2015.

Penghargaan lain yang ia raih untuk Kabupaten Batang adalah Adipura 2015, Penghargaan Manggala Karya Kencana di bidang keluarga berencana dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional 2015, Satya Lencana Wira Karya dari Presiden RI dalam bidang pertanian. Investment Award sebagai kabupaten terbaik dalam bidang penanaman modal, 2013.

Deretan prestasi tersebut membuat Yoyok dinilai berhasil melaksanakan visinya untuk Kabupaten Batang, “Birokrasi Bersih – Ekonomi Bangkit”.

Bersahaja di Media Sosial

Di media sosial, Bupati Yoyok jauh dari kesan tegas dan kaku. Justru, ia tampak bersahaja, baik di akun Facebook, Twitter, ataupun Instagram miliknya.

Yoyok mengaku, ia bergabung ke dunia media sosial agar lebih kekinian alias modern. Jika memantau akun-akun miliknya, terpantau Yoyok lebih banyak menggunakan media sosial untuk berbagi cerita kehidupannya sehari-hari. Tak jarang pula ia menyelipkan guyonan atau becandaan.

Walau aktif di medsos, Yoyok tetap berpendapat bahwa pemimpin yang dibentuk melalui medsos akan kalah dengan pemimpin yang terbentuk karena kerja nyatanya.

Berdua saja. Tak ada yang mengganggu. *anakku tak suruh ambil foto biar kalau udah gede jadi fotografer handal. #modus

A photo posted by Yoyok Riyo Sudibyo (@yoyok_riyo) on

bupati-yoyok

Nama Lengkap: Yoyok Riyo Sudibyo
Jabatan: Bupati Batang ke-9
Mulai Menjabat: 13 Februari 2012
Periode Jabatan Saat Ini: Periode pertama, 2012-2017
Partai Politik: Non-partisan (Saat kampanye didukung oleh Partai Golkar, PAN, PPP, Partai Demokrat, dan sejumlah partai nonparlemen)
Pekerjaan: Tentara, pengusaha
Almamater: Akademi Militer Magelang
Akun Twitter: @yoyokriyo
Akun Instagram: @yoyok_riyo
Akun Facebook: Yoyok_Riyo_Sudibyo 

Menurut kamu, artikel ini
  • 1
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0
Bagikan artikel ini

Beri komentar

Please enter the CAPTCHA text

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE