Boomee

Panduan Lengkap Bila Kamu Ingin Berlibur ke Pulau Tidung


 
Pantai putih alami, keindahaan bawah laut, seafood segar, permainan air, bersepeda, Jembatan Cinta, serta sunrise dan sunset yang cantik. Semua itu terpapar hanya 40 kilometer dari Jakarta. Pulau Tidung adalah pulau yang unik dan eksotis di Kepulauan Seribu.

Buat kamu yang ingin liburan ke sana, kami menyarikan berbagai referensi yang tersebar di media sosial. Sharing dari mereka yang sudah pernah ke sana–tanpa bumbu-bumbu advertising–tentunya akan memberi gambaran yang lebih baik tentang apa saja yang bisa dilakukan di pulau kembar tersebut.
 




 


 

Bisa Ngapain Aja di Pulau Tidung?

Kepulauan Tidung terdiri atas dua pulau, yakni Tidung Besar yang berpenghuni dan Tidung Kecil yang kosong. Tidung Besar dan Tidung Kecil dihubungkan sebuah jembatan sepajang 700 meter yang dinamai Jembatan Cinta.

Para turis bisa menyusurinya dengan bersepeda atau jalan kaki sambil melihat-lihat pemandangan terumbu karang dan ikan berwarna-warni. Dari jembatan ini, buat yang bernyali, mereka bisa langsung melompat ke laut dari ketinggian sekitar 7 meter.

Wilayah Tidung punya banyak spot asyik untuk snorkeling. Di sini, ombak cenderung kecil sehingga kita tak perlu takut terbawa arus.

Coba bawa rempah roti karena ikan-ikan biasanya mengerubungi kita bila diberi makan. Waktu terbaik untuk snorkeling adalah antara jam 07.00-08.00 dan 13.00-14.00. Di Pulau, alat snorkeling disewakan dengan harga Rp35.000 per hari.

Kini, pulau tersebut sudah dilengkapi aneka permainan air; seperti banana boat, donat boat, water sofa, kano, sepeda air dan jet ski.

Paket permainan lainnya adalah airsoft gun. Wisata ke pulau ini sangat cocok untuk liburan bersama teman-teman dan keluarga.
 




 





 

Bagaimana Cara ke Sana?

Berangkat dari pelabuhan Muara Angke (Jakarta Utara), kapal ferry berangkat satu kali per hari, tepat pukul 07:00 pagi.

Perjalanan akan memakan waktu sekitar 2-3 jam dengan tarif Rp33.000. Siapkan cemilan, minuman dan lagu-lagu MP3 untuk menemani selama perjalanan.

Alternatif lainnya, gunakan speedboat milik Dinas Perhubungan. Kapal-kapal itu berkapasitas sekitar 20 orang dan mengenakan tarif Rp52.000 per orang.

Selain itu, kamu bisa menyewa speed boat dari pelabuhan Marina Ancol (Jakarta Utara). Menggunakan speed boat, Tidung dapat dicapai dalam 1,5 jam saja. Di pulau, para turis bisa berjalan kaki atau bersepeda.

 

BACA JUGA: 5 Spot Menawan untuk Selfie di Gunung Bromo Pilihan Netizen Instagram

 

Penginapan dan Makan

Wisata di Tidung berbasis masyarakat. Di sana, kita tidak akan menemukan hotel maupun resort.

Turis menginap di rumah-rumah penduduk yang dijadikan homestay, dengan harga antara Rp150.000-Rp 350.000 per malam (tergantung jumlah kamar dan fasilitas). Homestay umumnya dilengkapi AC, televisi, dispenser dan kamar mandi dalam.

Menu favorit di sana sudah tentu makanan laut, umumnya dimasak di pembakaran. Di sini, kita bisa berpesta seafood barbeque.

Kebanyakan restoran menyediakan seafood hasil tangkapan nelayan; mulai dari ikan tuna berukuran besar, ikan bawal, cumi dan aneka jenis ikan lain.

Biasanya, untuk minuman, turis memilih kelapa muda. Harga makanan berkisar antara Rp 10.000-Rp25.000 untuk porsi normal.
 

 

 

 

 
Untuk referensi tambahan tentang wisata Pulau Tidung, baca juga ulasan di blog dan web berikut:

So, setelah menyimak share teman-teman dari social media, siapa saja yang tertarik menjajaki berwisata ke Kepualuan Tidung?
 

BACA JUGA: Yuk, Kita Intip Nikmatnya Menginap di Padma Hotel Bandung
Menurut kamu, artikel ini
  • 13
  • 8
  • 1
  • 0
  • 1
Bagikan artikel ini

Beri komentar

© Copyright 2016 - Boomee.
Jl. Kerinci 1 No. 2, Kebayoran Baru.
Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE